
KLUNGKUNG – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2025, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Klungkung menggelar Lomba Barista Kopi Bali dan Mixology Arak Bali, Kamis (29/5/2025). Kegiatan ini berlangsung di OTC Bali Klungkung dan diikuti oleh belasan peserta dari kalangan siswa SMK pariwisata dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Ketua DPC PDI Perjuangan Klungkung, Anak Agung Gde Anom, mengatakan bahwa lomba ini menjadi agenda tahunan yang bertujuan untuk memperkenalkan keanekaragaman Kopi Bali dan kekhasan arak Bali kepada masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu melestarikan budaya, mengangkat kearifan lokal, dan mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Klungkung.
“Lomba ini tidak hanya sekadar ajang unjuk bakat, tetapi juga sarana edukasi dan promosi produk lokal. Kopi dan arak Bali yang dulu hanya dikenal sebagai minuman tradisional, kini diracik menjadi sajian yang bernilai jual tinggi,” Anak Agung Gde Agung.
Anak Agung Gde Anom juga menyinggung soal legalitas produksi arak Bali yang kini lebih mudah berkat adanya Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.
“Kita fasilitasi izin bagi produsen arak Bali, terutama bagi pelaku UMKM. Selama ini banyak yang tidak paham cara mengurus izin, padahal prosesnya gampang dan gratis. Kami ingin para pelaku usaha tidak perlu khawatir lagi,” tambahnya.
Lomba berlangsung meriah dengan peserta yang saling bersaing menunjukkan keterampilan dalam meracik dan menyajikan Kopi Bali dan Arak Bali. Para pemenang lomba nantinya akan mewakili Klungkung dalam ajang serupa di tingkat provinsi.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, anggota DPRD Provinsi Bali dapil Klungkung I Nyoman Suwirta dan Tjokorda Gede Agung, serta kader PDI Perjuangan Klungkung. Rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno akan berlanjut dengan lomba cerdas cermat dan turnamen sepak bola Sukarno Cup. (yan)








