
KLUNGKUNG – Pura Watu Klotok di Desa Tojan,Kecamatan Klungkung diterjang angin ngelinus (kencang), Rabu (19/3/2025) sore sekitar pukul 16.45 Wita. Peristiwa itu menyebabkan tiga bangunan yakni, bale kulkul, bale pesantian dan bale gong ambruk.
Candi bentar yang ada di jaba tengah (sisi tengah) juga rusak parah akibat tertimpa reruntuhan bale gong. Kejadian serupa juga menimpa Pura Pujut Gempel, di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Bale pesandekan pura setempat ambruk dihempas angin kencang.
Salah seorang warga Desa Tojan, Kadek Puyasa menyampaikan, informasi yang ia dapatkan dari Jro Mangku Pura Watu Klotok, awalnya bangunan bale kulkul dihempas angin yan bertiup dari arah selatan (pantai) hingga bangunan dengan ketinggian mencapai 6 meter itu ambruk menimpa bale pesantian.
Akibatnya bale pesantian yang ada persis di samping bale kulkul ikut roboh. Saat bersamaan bale gong yan berhadap-hadapan dengan bale pesantian juga dihempas angin kencang dan roboh menimpa candi bentar yang ada di sisi timur. Membuat candi bentar juga rusak.
“Saya meneruskan informasi dari Jro Mangku,angin bertiup dari arah selatan mengakibatkan tiga bangunan roboh. Lalu saya teruskan di group siaga bencana,” tandas Kadek Puyasa.
Pura Watu Klotok yang merupakan Pura Kahyangan Jagat berada persis di pinggir Pantai Watu Klotok rentan diterjang angin. Sebelumnya bangunan Meru di utama mandala juga sempat bergeser akibat diterjang angin kencang.
Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Klungkung, sore kemarin juga menyebabkan terjadinya peristiwa pohon tumbang menimpa bangunan, kendaraan dan menutup akses jalan di beberapa lokasi. Meski demikian, belum ada laporan adanya korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sejak Rabu (19/3/2025) pagi, TRC BPBD Klungkung telah disibukkan dengan penanganan bencana pohon tumbang yang dilaporkan masyarakat setelah hujan deras disertai angin kencang terjadi di Klungkung. Di antaranya pohon tumbang menimpa warung di Setra Koripan Tengah, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan.
Pohon tumbang menimpa rumah warga di Jalan Srikandi Nomor 3, Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung. Tidak hanya terjadi di Klungkung daratan, hujan deras disertai angin kencang terjadi pula di Kecamatan Nusa Penida. Akibatnya dahan pohon kapuk di Desa Sakti patah dan menimpa mobil pikap yang tengah terparkir di bawahnya. Masyarakat yang mengetahui hal tersebut langsung melakukan penanganan sehingga dahan pohon yang sempat menutup akses jalan itu bisa kembali dilalui.
”Kendaraan tersebut tidak ada kerusakan yang cukup parah dan sebagai pemilik tidak mempermasalahkan atas kejadian tersebut,” terang Kasi Humas Polres Klungkung AKP Agus Widiono.
Kepala BPBD Kabupaten Klungkung Putu Widiada menyerukan warga agar mewaspadai potensi bencana, karena diperkirakan dalam beberapa hari kedepan hujan disertai angin masih akan berlangsung. (yan)








