
DENPASAR – Pengprov ESI Bali memastikan akan menggenjot dua divisi esport yang lolos PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
Divisi tersebut yakni Free Fire Mobile dan PUBG Mobile. Pasalnya kedua divisi itu lolos PON 2024 tak tembus 4 besar pada Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 lalu. Berbeda dengan divisi Mobile Legend (ML) yang lolos PON 2024 dengan meraih medali perak pada BK PON 2023 lalu.
Seperti dijelaskan Ketua Harian Pengprov ESI Bali AA Gde Harya Putra, untuk Free Fire Mobile dan PUBG Mobile akan lebih digenjot lagi latihannya agar di PON 2024 nantinya mampu meraih medali.
“Sebenarnya untuk dua divisi ini memang di BK PON 2023 lalu tidak kami tekan atau kami target untuk ranking dan sementara kami hanya target dulu lolos atlet ke PON 2024 nanti. Kami pikir seperti itu,” jelas Harya Putra di Denpasar, Senin (9/10/2023).
Meski tidak ditarget ranking namun semua itu lanjutnya, ada alas an tersendiri. Tujuan tidak ngotot genjot ranking karena memang tim esport Bali itu ingin membaca kekuatan rival, serta mengukur kemampuan lawan.
“Nah sekarang kami tahu apa yang harus kami lakukan dan sebesar apa kekuatan lawan bisa kami ketahui. Tinggal mengatur taktik dan strategi saja dengan target serius pada PON 2024 nanti. Pastinya latihan akan kami gejot lebih ketat lagi,” tambah Harya Putra.
Tak kalah pentingnya juga terus menambah kualitas Teknik dengan banyak mengikuti kejuaraan untuk tim di divisi Free Fire Mobile dan PUBG Mobile. Atau melakukan uji coba atau try out melawan tim provinsi lainnya yang tangguh.
“Kami sebenarnya persiapan lebih lama sebelum BK PON 2023 lalu sampai sekarang. Makanya nanti melihat dulu program Pelatihan Daerah (Pelatda) yang digelar KONI Bali. Kalau kami pastinya akan terus meminta tim dua divisi itu meningkatkan kualitas tekniknya,” pungkas Harya Putra. (ari/jon)








