
GIANYAR – Menjamu Persikabo 1973 pada laga pekan 14 Liga 1 di Stadion Dipta Gianyar Jumat (29/9/2023) malam akan dijadikan momen kebangkitan bagi skuad Bali United dalam memperbaiki ranking atau posisi.
Apalagi di 5 laga terakhir, pasukan Serdadu Tridatu mengalami kekalahan tiga kali dan menang hanya 1 kali serta seri satu kali.
Arsitek Bali United, Stefano “Teco” Cugurra mengutarakan, tiim besutannya telah dilatih taktik dan strategi untuk menutup lubang yang menjadi peluang lawan mencuri gol. “Memang dalam menerjemahkan skema permainan di lapangan ada beberapa pemain yang kurang maksimal,” ungkap Teco saat PMPC di Bali United Café Gianyar, Kamis (28/9/2023).
Sejatinya lanjutnya, pada dua pertandingan terakhir skuadnya sudah main lebih bagus, lawan Persija juga hampir menang serta setiap laga skuadnya bisa membuat peluang. Tentu menurutnya, harus lebih fokus, konsentrasi dan bermain lebih tenang.
Dari 13 laga yang dilakoni Bali United belum terlihat skema main yang bisa menjadikan ciri sebuah tim. Terkadang terlalu sering terjadi kesalahan elementer yang tidak seharusnya terjadi. Kesalahan demikian sering berbuah fatal dan membahayakan pertahanan sendiri.
Menyoal salah passing bahkan diantara pemain lambat untuk buka ruang ataupun suport dari second line, Teco memiliki penilaian lain.
“Soal passing di sepak bola pasti ada yang salah dan ada yang kurang, tinggal lebih konsentrasi buat bisa punya passing lebih bagus. Dari dua pertandingan terakhir, sebagai tim kami bisa main bagus dan konsisten,” urainya.
Untuk menentukan starting eleven, Teco masih menganalisis kondisi pemain dari sesi latihan terakhir.
“Saya pikir besok main di rumah harus kerja keras lagi lawan Persikabo main bagus bisa menang,” paparnya.
Bali United sediri saat ini berada di posisi ke-11 klasemen sementara mengoleksi 18 poin dari 5 kemenangan, 3 hasil imbang dan 5 kekalahan. Melawan tim papan bawah yakni Persikabo adalah peluang untuk bisa menang. (ari/jon)








