
TABANAN – Jelang helatan pra-PON Bulutangkis yang rencananya dilangsungkan pada 18 – 23 Agustus 2023 dengan tempat pertandingan belum ditentukan, PB PBSI melayangkan surat penyempurnaan aturan-aturan yang diberlakukan nantinya.
Penyempurnaan itu sendiri sudah dilakukan koordinasi antara PB PBSI dan KONI Pusat. Dan semua itu sudah fix sehingga Bali harus mempersiapkan pebulutangkisnya sebaik mungkin.
Menurut Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PBSI Bali IGB. Arya Candra Palasara penyempurnaan yang dirilis PB PBSI kepada Pengprov PBSI seluruh Indonesia itu terkait dengan batas usia pebulutangkis yang boleh turun, sistim pertandingan dan pembagian wilayah secara pasti.
“Sebenarnya penyempurnaan itu sendiri tidak ada perubahan yang signifikan. Misalnya untuk batas usia ditentukan pebulutangkis yang boleh turun di pra-PON nanti maksimal kelahiran tahun 2003 sehingga saat PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara maksimal berusia 21 tahun,” kata pria yang akrab disapa Tu Gus itu di Tabanan, Rabu (22/2/2023).
Sedangkan terkait sistim pertandingan lanjutnya yakniuntuk beregu dipertandingan single, ganda dan tiga pertandingan yakni tunggal, ganda dan beregu putra dan putri serta ganda campuran putra dan putri.
“Kalau untuk beregu dipertandingkan 3 tunggal dan 2 ganda sertakuota masing-masing provinsi nantinya yakni 7 pebulutangkis putra dan 7 pebulutangkis putri. Jumlah pebulutangkis maksimal setiap provinsi dalam kelompok perorangan maksimal 2 atlet tunggal dan 2 pasang ganda. Bagi wilayah yang lolos perorangan dapat mengikuti nomor maksimal 2 tunggal dan maksimal 1 ganda,” terang Tu Gus.
Guna mempersiapkan semua itu, PBSI Bali bakal melakukan rapat pengurus pada Minggu (26/2/2023) membahas soal aturan tersebut dan mempersiapkan tim. Apakah nanti akan dilakukan seleksi atau tidak pastinya akan menyesuaikan dngan hasil Porprov Bali 2022.
“Nanti dirapat diputuskan bagaimana sistim seleksi atau lainnya. Bali harus siap karena di pra-PON berada di wilayah neraka yakni wilayah IV bersama DI Yogyakarta, Banten dan Jateng,” tutup Tu Gus. (ari/jon)








