
DENPASAR – Lima pemanah Bali kini tengah turut mengikuti seleksi nasional (seleknas) panahan yang dilangsungkan di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.
Lima pemanah itu mengikuti seleknas setelah dipanggil PB Perpani sebelumnya. Seleknas sendiri digelar pada 21 – 23 Februari 2023. Dengan demikian mereka masih bertanding saat ini sampai selesai.
Diungkapkan Bidang pertandingan Pengprov Perpani Bali Edy Pramono, kelima pemanah itu semuanya putra dan merupakan pemanah Denpasar dan Badung yang mewakili Bali. Kelimanya yakni Kadek Dian Vanagosi dan Komang Gede Krisnanda keduanya pemanah dari Badung dan turun di divisi compound.
“Sedangkan untuk divisi recurve yakni dua pemanah Denpasar terdiri dari Gusti Fazli Kertinegoro dan Gede Agus Yudistiawan, serta satu pemanah Badung tak lain yakni Gede Agus Prastiadi,” tegas Edy Pramono di Denpasar, Rabu (22/2/2023).
Seleknas itu sendiri lanjutnya, merupakan seleksi putaran pertama sehingga nantinya akan ada seleksi putaran kedua atau terakhir. Hanya soal putaran kedua kapan digelar dan sistim seperti apa masih belum ditentukan.
Lantas provinsi mana saja yang menjadi rival berat Bali ?
“Pastinya kalau di divisi compound rival Bali datangnya dari DI Yogyakarta, Banten, Jawa tengah dan Jatim. Sedangkan di divisi recurve diantaranya rival ketat datang dari DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Kalimantan Timur (Kaltim),” kata Edy Pramono.
Sekretaris Umum Pengprov Perpani Denpasar yang kini juga berada di Jakarta, Infithar Fajar Putra berharap para pemanah Bali menunjukkan hasil terbaiknya, dengan menampilkan performa kualitas Teknik yang stabil.
“Terpenting kami mohon doa dari seluruh masyarakat Bali agar para pemanah Bali nantinya bisa lolos seleknas dan menghuni tim pelatnas Indonesia. Karena semua itu sangat positif untuk ke depannya dalam menghadapi pra-PON 2023 dan PON 2024 di Aceh dan Sumut,” pungkas Fajar Putra. (ari/jon)








