
BADUNG – Sukses meraih juara regional Bali untuk Piala Soeratin U-15, Persekaba Badung kini menatap level nasional yang bakal dilakoni.
Ujian berat telah dialami M. Furqon dkk saat di final harus kerja keras melawan Putra Tresna beberapa waktu lalu di Lapangan Yoga Putra Perkanthi Jimbaran. Persekaba juara setelah menang adu pinalti 4 – 3.
Seperti diutarakan arsitek Gede Frandika Dharma didampingi asisten pelatihnya Edy Sandi dan pelatih kiper Kadek Sudarta, ujian berat melawan Putra Tresna itu setelah di laga 2x 30 menit skor akhir imbang 1 – 1 dan di extra time 2 x 10 menit juga berakhir imbang 2 – 2 dan akhirnya menang di adu pinalti.
“Sekarang kami lupakan ujian berat itu dan mulai menatap level nasional. Ini penting untuk persiapan lebih awal anak-anak. Saya dengar informasinya putaran level nasional bakal dihelat pada Februari tahun 2023. Jadi program sudah kami siapkan dengan matang. Proyeksinya latihan akan kami perpadat menjadi latihan 3 kali dan 1 kali uji coba dalam seminggu,” kata Frandika diamini Edy Sandi dan Kadek Sudarta di Badung, Minggu (1/1/2023).
Ya, Frandika bukan begitu saja ditunjuk sebagai pelatih, karena sebelumnya sudah menjadi asisten pelatih Persekaba U-17 mendampingi Katon yang saat itu juga juara regional Bali silam.
Pengalaman itu menjadikan Frandika kini menjadi pelatih Persekaba U-15 dengan dukungan manajer tim Nyoman Suarjana yang juga Exco Askab PSSI Badung da Perbekel Desa Mengwi.
“Tim sekarang ini dihuni 28 pemain dan latihannya di Lapangan Mengwi dan Lapangan Blahkiuh namu lebih sering di Lapangan Mengwi. Kami berharap ada bantuan dan dukungan penuh Pemkab Badung, agar anak-anak bisa sekali uji coba keluar Bali. Ini penting untuk menebalkan mental para pemain muda kami,” tambah Frandika.
Semua itu lanjutnya, agar performa para pemain kian maksimal.
“Soalnya di level nasional nanti bisa jadi dipantau oleh pemandu bakat dari PSSI Pusat, sekaligus ini pemain muda Persekaba U-15 merupakan aset PSSI Badung yang kedepannya bisa menjadi pemain yang membela tak hanya Badung tapi juga Bali di even nasional serta bisa menjadi pemain hebat dan pemain professional,” tutup Frandika. (ari/jon)








