
DENPASAR – Para pesertadengan jumlah 65 kenshi dari seluruh kabupaten/kota di Bali akhirnya lulus Ujian Kenaikan Tingkat atau Gashuku untuk Kyu I dan I DAN yang dihelat Pengprov Perkemi Bali selama dua hari dari 29-30 Januari 2022 di GOR Lila Bhuana, Denpasar.
Seperti diutarakan Wakil Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy, 65 kenshi itu rinciannya yakni 50 kenshi ke Kyu I dan 15 kenshi ke I DAN.
“Semua kenshi peserta UKT lulus dan kami harapkan jangan berpuas diri dan tetap berlatih karena masih banyak teknik-teknik yang dipelajari. Semakin tinggi tingkatannya, semakin banyak yang harus dipelajari,” papar Fredrik Billy, Minggu (30/1/2022).
Menyoal persiapan Porprov Bali itu, kenshi yang boleh tampil minimal Kyu I dan maksimal III DAN. Dengan ketersediannya kenshi sesuai dengan syarat itu, maka kabupaten/kota di Bali bisa menyongsong Porprov dengan maksimal tanpa terkendala kenshi.
“Semua ini persiapan Porprov Bali dimana pada Maret nanti sudah entry by number untuk Porprov Bali. Sedangkan nomornya berdasarkan kategori yang dipertandingkan di PON,” tegas Fredrik Billy yang juga seorang pengacara ini.
Untuk penguji sendiri lanju pria yang juga Bidang Hukum dan Etika itu, mendatangkan langsung penguji dari Perkemi Pusat yakni Yudi Siswantoro dengan dibantu dari Bali, termasuk Fredrik Billy sendiri.
“Intinya, semua keshi sudah diberikan teknik utamanya keseragaman dalam gerak, sehingga mereka akan memiliki gerakan yang sama sesuai dengan perkembangan dunia kempo saat ini,” tegas Billy.
Diharapkannya, semua kenshi dalam menghadapi Porprov Bali bisa menunjukkan kualitasnya secara maksimal sehingga ke depannya akan dibina Perkemi Bali.
“Artinya semuanya itu juga untuk kenshi dengan arah mampu meningkatkan kualitasnya masing-masing,” tutup Billy. (ari/jon)








