
DENPASAR – Pengprov Perkemi Bali bakal menghelat ujian kenaikan tingkat (UKT) pada 29 – 30 Januari 2022. UKT selama 2 hari itu akan dipusatkan di GOR Ngurah Rai Denpasar. UKT akan diikuti sebanyak 65 kenshi yang dinilai sudah cukup.
Menurut Wakil Ketua Umum (Waketum) Perkemi Bali, Fredrik Billy, UKT Perkemi Bali ini akan diikuti peserta secara maksimal dari Pengkab dan Pengkot Perkemi seluruh Bali. Terutama atlet yang akan dipersiapkan tampil pada ajang Porprov Bali XV 2022 yang digelar pada 9 September nanti. Fredrik Billy menyebutkan, atlet yang boleh tampil di ajang pesta multi event dua tahunan antar Kabupaten/Kota di Bali itu adalah mereka yang memenuhi standar tingkatannya.
Diakui pria yang juga Bidang Hukum dan Etika KONI Bali itu, atlet yang dipersiapkan tampil di ajang Porprov, pasti melakukan peningkatan Kyu atau DAN. Untuk di level provinsi untuk tingkatkan diperbolehkan dari Kyu I serta 1 DAN Sedangkan untuk Kyu II dengan 2 DAN harus dilakukan di tingkat nasional. Sehingga di level nasional juga akan ada kegiatan UKT pada 4-5 Februari 2022.
“Gelaran UKT sudah ada tahapan sesuai dengan tingkatannya, yang jelas untuk UKT di level Provinsi sudah diusulkan ada 3 orang sebagai penguji yakni I Made Mandiyasa sebagai 5 DAN, I Nyoman Muliarta 5 DAN, Karim Jami yakni 5 DAN. Kemudian ada 1 orang dari Majelis Guru PB Perkemi. Siapa yang akan ditugaskan dari Majelis Guru PB Perkemi, itu menjadi ranah pusat dalam melakukan UKT nanti,” ungkap Billy di Denpasar, Rabu (26/1/2022) di Denpasar.
“Pastinya, sebelum UKT dilakukan, latihan dan aktivitas di masing-masing Dojo sudah menggeliat. Saya harap UKT nanti bisa diikuti dengan maksimal, terutama yang proyeksi untuk tampil di ajang Porprov, agar sesuai dengan standar yang ditetapkan,” tutup Fredrik Billy. (ari/jon)








