
KLUNGKUNG- Bunga Refflesia atau sering disebut bunga raksasa jenis arnoldii tumbuh mekar di Nusa Penida.
Rafflesia arnoldii yang sudah ditetapkan sebagai bunga nasional Indonesia ini tumbuh di kebun milik Made Ginastra, salah seorang warga warga Banjar Angkal, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.
Bunga langka ini ditemukan Rabu (27/10/2021). Saat bunga yang memiliki bentuk unik ini ditemukan, mengeluarkan bau busuk menyengat. Namun selang beberapa hari, flora endimik Indonesia ini bau busuknya mulai mereda.
“Bunga tersebut menerbarkan bau yang tak enak persisnya seperti bangkai ayam busuk,” ujar Ginastra, Jumat (29/10/2021).
Ginastra sendiri mengaku tidak tahu persis nama bunga tersebut. Setelah kerabatnya memposting di sosial media, ia baru tahu kalau bunga itu adalah bunga Rafflesia.
“Baru diposting di sosmed (sosial media) baru saya mengetahui bunga tersebut. Selama ini hanya sebatas tahu dari foto maupun televisi,” katanya.
Dirangkum dari berbagai sumber, di Indonesia terdapat 17 jenis Rafflesia. Bunga Rafflesia memiliki keistimewaan luar biasa. Salah satu jenis Rafflesia yang terkenal adalah Rafflesia arnoldi dan Rafflesia patma.
Selain menjadi endemik, keistimewaan bunga Rafflesia adalah memiliki bentuk yang unik. Pertumbuhan bung ini besar dan melebar. Diameter jenis arnoldi bisa sampai 1 meter. Sedangkan jenis patma 35-40 centimeter.
Bunga raksasa ini sulit berkembang biak.
Kesulitan tersebut salah satunya dikarenakan dalam satu tanaman bunga rafflesia memiliki dua jenis kelamin, atau disebut bunga berumah dua.
Bunga rafflesia berkembang biak melalui biji, tetapi bijinya sukar didapat karena bunga jantan dan betina jarang mekar bersamaan.
Selain sulit berkembangbiak, bunga ini juga tidak bisa tumbuh disembarang tempat. Sumatra menjadi habitat bunga Rafflesia tumbuh subur.
Yang terkenal bunga Rafflesia memiliki bau busuk. (yan)








