
KARANGASEM—Kejahatan narkoba merupakan salah satu jenis kejahatan victimless crimes (pelaku kejahatan sekaligus sebagai korban). Hal itu dikatakan Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Petrus Golose saat berkunjung ke Kantor BNNK Karangasem, Rabu 9 September 2021.
Menyikapi kondisi itu, kata mantan Kapolda Bali ini, dalam penegakan hukum, BNN lebih mengedepankan program rehabilitasi terhadap para pengguna narkotika.
“Daripada dibawa ke Lembaga Pemasayarakat, orang-orang pengguna narkotika ini harus direhabilitasi, harus dikembalikan, sehingga mereka menjadi warga negara yang layak dan berguna bagi masyarakat dan keluarga,” tegasnya.
Komjen Golose mengakui, program yang akan digelontorkan itu kelihatannya gampang, tapi sangat sulit untuk dilaksanakan. Tapi, kata Golose, apa yang sudah dilakukan BNN merupakan tugas mulia dalam rangka memerangi peradaran narkoba di tanah air.
“Saya mau, Bali ini menjadi pilot projek dalam menurunkan tindak pidana narkotika. Selama mendapat dukungan masyarakat saya yakin Bali bisa,” tegasnya.
Pada bagian lain, Komjen Golose mengatakan, Bali masih menjadi lumbung peredaran narkotika. Hal itu dibuktikan dari tingginya hasil tangkapan yang didapatkan pihak BNN Provinsi Bali dalam beberapa bulan terakhir.
“Bali masih menjadi lumbung terhadap peredaran narkotiba, ini harus kita cegah. Caranya kita harus galakkan perang terhadap narkotika atau war on drugs,” tegas Petrus Golose yang dalam kunjungannya ke Karangasem didampingi Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol I Gde Sugianyar.
Kunjungan Petrus Golose ke BNNK Karangasem bukan sekadar menemui pegawai dan klinik rehabilitasi pratama yang ada disana. Pada kesempatan itu dia juga menggelontorkan bantuan sembako kepada 100 warga kurang mampu yang tedampak Covid-19.
Pantauan di lapangan penyaluran bantuan ratusan paket sembako yang diserahkan secara simbolis itu, dilakukan dengan penerapan prokes yang cukup ketat. Sebelum masuk kantor BNNK Karangasem penerima bantuan yang dihadirkan wajib menjalani tes swab.
Kunjungannya ke Bali, kata Petrus Golose, juga dalam rangka melakukan upaya-upaya pencegahan terhadap peredaran narkotika dan penandatanganan MoU dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga.
“Kita datang ke Bali juga dalam rangka pencanangan program Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba) yang berlaku di seluruh Indonesia dengan tage line War On Drugs. Narkoba sangat merusak generasi dan harus kita perangi,” pungkasnya. (wat)








