Dua Pelajar Bobol Toko dan Sekolah, Ini Cara Mereka Matikan CCTV

0
235
Dua pelajar berinisial IPAS (14) dan KSP (15) ditangkap Polsek Mengwi.

BADUNG – Dua pelajar berinsial IPAS (14) dan KSP (15) yang terlibat pencurian dengan pemberatan (curat) ditangkap Tim Opsnal Reskrim Polsek Mengwi. Bermodal obeng dan gunting, mereka cukup lihai, bahkan sudah puluhan kali beraksi dengan sasaran mulai toko, warung, hingga sekolah.

Kedua remaja yang sama-sama tinggal di kawasan Mengwi, Badung itu terlibat pencurian di enam TKP sejak Januari sampai Maret 2021. Salah satunya membobol Famous Vape di Banjar Dukuh Sengguan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Badung pada 26 Januari 2021 sekitar pukul 01.50 WITA. “Idenya itu dari IPAS karenan berkeinginan memilik vape. Ia pun mengajak KSP untuk menyatroni Famous Vape,”ujar Kasubbag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa, Kamis 15 April 2021.

Setelah menyiapkan alat berupa obeng dan gunting, keduanya berangkat mengendarai KLX dari Banjar Sedahan, Munggu. Mereka memarkir kendaraan di sebuah rumah kosong di barat TKP dan jalan kaki menyusuri area persawahan. “Kedua pelaku melompati tembok kemudian menonaktifkan kamera CCTV dengan cara mematikan kilometer listrik,”ungkap Oka Bawa.

Setelah dirasa aman, keduanya secara bergantian mencongkel pintu toko menggunakan obeng dan gunting hingga akhinya berhasil masuk dan menggasak uang Rp 800 ribu, enam vape beserta sembilan cairan liquid, charger, serta lima botol bir. “Barang hasil curian dibagi rata di rumah IPAS. Sedangkan pembagian uangnya, IPAS mendapat Rp 700 ribu dan KSP Rp 100 ribu,”beber Oka Bawa.

Paginya sekitar pukul 09.30 WITA, karyawan Agus Panji Gunawan (23) saat membuka toko melihat liquid di rak berantakan. Karena lampu padam, ia pun mengira ada tikus. Begitu kilometer listrik dinyalakan, saksi beralamat di Banjar Senguan, Desa Cemagi, Mengwi, itu kaget lantaran uang hasil penjualan di laci kasir serta beberapa vape beserta liquid raib. Kasus tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Mengwi dengan kerugian Rp 9.700.000.

Hasil penyelidikan, pelaku teridentifikasi. Hanya, polisi butuh waktu selama beberapa bulan untuk melacak keberadaan IPAS dan KSP. Pada Rabu 14 April 2021, petugas memperoleh informasi keduanya berada di wilayah Munggu kemudian dilakukan penangkapan sekitar pukul 02.00 WITA.

Hasil pengembangan, IPAS dan KSP pernah membobol SD Negeri 4 Cemagi dan mencuri 250 pcs masker dan 5 kotak masker bedah pada 21 Januari 2021 sekitar pukul 02.00 WITA.

Kemudian, tiga kali membobol Warung Mbah Tul di Banjar Sedahan Munggu pada Maret 2021 sekitar pukul 03.00 WITA dan mengambil rokok, minuman, susu, roti, sabun, odol, uang, handbody, kopi dan gula

Dua kali menyasar warung di Banjar Pempatan Munggu pada Maret 2021 sekitar pukul 01.00 WITA dan mencuri rokok, minuman dan popmie.

Enam kali menyatroni warung Pak Ngurah di Banjar Sedahan Munggu sekitar Januari 2021 sekira pukul 02.00 WITA dan mencuri snack, kelapa muda serta telur.

Tiga kali mencuri bensin di garase di Banjar Pasekan Munggu sekitar januari 2021 sekira pukul 02.00 WITA.

Empat kali mencuri di warung Men Gede di Banjar Sedahan Munggu pada Maret 2021 sekira pukul 23.00 WITA, serta dua kali mencuri ikan di kolam Pak Sarka di Banjar Sedahan awal April 2021 sekitar 23.00 WITA. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here