Pasien OTG Meninggal Usai Sarapan di Hotel, Jalani Karantina Bersama Anak Istri

0
223
Petugas medis mengenakan APD memeriksa jenazah I Made S di tempat karantina.

GIANYAR – Seorang pasien positif Covid-19 bertatus orang tanpa gejala (OTG) berinisial I Made S (68) meninggal saat menjalani karantina di salah satu hotel di Jalan Pengosekan, Ubud, Gianyar, Senin, 8 Februari 2021 sekira pukul 06.45 WITA.

Informasi yang dihimpun WARTA BALI, I Made S menjalani karantina bersama istri, Ni Nyoman R (67) dan anaknya, I Made D (37) sejak Sabtu, 6 Februari 2021. Ketiganya merupakan warga asal Desa Guwang, Sukawati, Gianyar.

Sebelum meninggal, I Made S masih sempat bangun pukul 04.00 WITA. Almarhum keluar dan duduk di kursi depan kamar nomor 315 sembari menikmati sarapan roti dan susu yang dihidangkan sang istri. Karena masih subuh, Ni Nyoman R kembali melanjutkan tidur.

Pukul 06.00 WITA, Ni Nyoman R bangun dan bergegas mandi. Kemudian, ia memberitahu anaknya yang menghuni kamar nomor 115 agar mandi karena ada pemeriksaan dokter.

Keluar kamar, I Made D melihat ayahnya duduk di kursi. Beberapa kali dipanggil tidak menyahut, saksi pun mendekatinya. Tangisan langsung pecah setelah mengetahui ayahnya meninggal. Setelah dilaporkan, almarhum dibawa dari hotel ke RS Sanjiwani Gianyar menggunakan ambulans.

Sekda Made Gede Wisnu Wijaya membenarkan adanya pasien bertatus OTG meninggal di tempat karantina tersebut. “Coba konfirmasi lebih lanjut ke RS Sanjiwani” ujarnya via whatsapp.

Sementara, Humas RSUD Sanjiwani Anak Agung Parwata baru mengetahui pasien meninggal tersebut terkonfirmasi positif covid-19. Sedangkan hasil pemeriksaan lanjutan dari tim medis belum diketahuinya. “Saya hanya dapat info dari Dinas Kesehatan ada pasien OTG meninggal di hotel dan sekarang masih di ruang jenasah,”ungkapnya. (jay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here