
DENPASAR – Ajang tahunan yang mewadahi generasi milenial Denpasar Youth Festival kembali digelar. Kali ini Pemkot Denpasar melaksanakan D’Youth Fest 3.0 yang akan berlangsung 20-21 Oktober 2023.
Di tahun ketiga, D’Youth Fest 3.0 menggunakan konsep kolaborasi dan mengangkat tema Creativity in Diversity. Beragam mata acara akan dihadirkan dalam acara ini, mulai dari acara musik, festival, UMKM hingga lomba.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, IGA Laxmy Saraswati mengungkapkan, sebelum main event D’Youth Fest 3.0, sudah digelar beberapa pra-event seperti tatto contest hingga modifikasi motor.
“Di acara ini ada festival teater pelajar, band pelajar, film Denpasar tempo dulu, eSport hingga lomba panco se-Bali,” kata Laxmy dalam konferensi pers yang digelar Selasa (17/10/2023).
Sebanyak 35 UMKM juga akan dilibatkan dalam kegiatan ini. Beberapa musisi legendaris akan tampil mulai dari Settle, XXX, Aruma, Meiska, Leeyonk Sinatra, White Swan, Rebellion Rose, Barong Boys, Navicula, Koplosan, Kenya, Astera, Dumbleed, Lolot, hingga SID.
“Musisi anyar pun turut mengisi panggung Mini Stage mulai dari De Bansos, Revival, Moondial, Forgood dan lainnya,” katanya.

Lokasi pelaksanaan kegiatan ini yakni di kawasan Lumintang mulai dari Dharmanegara Alaya, Lapangan Lumintang, hingga Taman Kota Lumintang. Khusus untuk venue di Lapangan Lumintang akan dikenakan tiket. Tiket ini pun berupa voucher makan, dimana pengunjung akan mendapatkan makanan dari UMKM yang ada.
Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekraf, I Wayan Hendaryana mengatakan hasil penjualan tiket tersebut digunakan untuk pembiayaan yang tidak tercover APBD.
“Termasuk untuk pembiayaan pengisi acara dan untuk pengamanan acara seperti pagar. Tiket ini juga antisipasi keributan karena beberapa acara free apalagi untuk musik selalu membludak,” katanya.
Sementara Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan melalui festival ini diharapkan terjaring bibit – bibit generasi muda yang unggul.
“Yang kedua bagaimana memberikan pemahaman kepada generasi muda bahwa wadah ini bukan hanya sekedar ajang hura-hura tetapi bagaimana kita memaksimalkan generasi muda menunjukkan kreativitasnya sehingga dapat melenggang ke kancah yang lebih luas lagi tidak hanya nasional tetapi juga mencapai tingkat internasional,” katanya.
Ia menambahkan, konseptualisasi pemanggungan dan mata acara yang dituangkan di Denpasar Youth Festival akan menjadi rantai penghubung terhadap ruang kreativitas lainnya, sehingga pintu komunikasi, kolaborasi dan berinovasi akan terus terbuka dan berkelanjutan. (sur)








