
DENPASAR – Ketua DPD PDI Perjuangan Wayan Koster mendapat tugas khusus dari DPP PDI Perjuangan dalam Pemilu 2024 mendatang. Koster ditunjuk sebagai Ketua Tim Monitoring Pemenangan Pemilu 2024.
Penunjukan Koster berdasarkan Surat Tugas Nomor : 2444/ST/DPP/V/2023. Surat tugas tertanggal 20 Mei 2023 ini, ditandatangani Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan, Prananda Prabowo dan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Susunan Tim Monitoring Pemenangan Pemilu 2024. Yaitu, Ketua Wayan Koster, Wakil Ketua Ady Widjaja, Ade Sumardi, Sudin. Sekretaris Ono Surono, Wakil Sekretaris Edi Purwanto dan Zukri Misran.
Ada lima tugas utama yang harus dilaksanakan oleh tim ini. Pertama, membuat analisis situasi psiko, sosial dan politik nasional yang berkaitan dengan Pemilu 2024.
Kedua, Melakukan komunikasi dan koordinasi dengan seluruh jajaran Tiga Pilar Partai guna memetakan dan merumuskan monitoring program Pemenangan Pemilu 2024.
Ketiga, melakukan komunikasi dan koordinasi Calon Presiden, Ganjar Pranowo, dan Calon Wakil Presiden pendamping Calon Presiden Ganjar Pranowo guna memetakan dan merumuskan monitoring program Pemenangan Pemilu 2024.
Keempat, menyusun analisis target, strategi dan program Pemenangan Pemilu 2024. Dan kelima melaporkan seluruh hasil Monitoring Pemenangan Pemilu 2024 secara berkala kepada Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan.
Ketua DPD PDIP Provinsi Bali belum bisa dikonfirmasi karena masih berada di Jakarta guna mengikuti rapat di DPP Partai.
Sekretaris DPD PDIP Provibsi Bali IGN. Jaya Negara saat dikonfirmasi, Senin (29/5/2023), membenarkan adanya SK DPP tentang Penunjukan kader PDIP Bali yang sekaligus Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster ditugaskan berdasarkan Surat Tugas Nomor : 2444/ST/DPP/V/2023.
Surat tugas tertanggal 20 Mei 2023 ini, ditandatangani Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan, Prananda Prabowo dan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
“Sebaiknya akan lebih baik dilakukan konfirmasi langsung kepada pak Ketua DPD PDIP Bali Pak Wayan Koster karena penugasan tersebut langsung dari pusat dan berlaku secara nasional,”pinta IGN. Jaya Negara.
Jaya Negara menambahkan, secara organisasi tentang pembentukan tim Monitoring Pemenangan Pemilu 2024 sudah dibentuk di pusat. Namun pembentukan di masing-masing DPD dan DPC atau Provinsi Kabupaten kota di seluruh Indonesia termasuk, tentunya masih menunggu arahan dari DPP partai.
“Kami di Bali masih menunggu instruksi dari pusat dan pembentukan Tim Pemenangan Pilpres secara resmi belum ada arahan dari pusat, mungkin keputusannya masih menunggu nunggu penetapan cawapresnya terlebih dahulu,”katanya.
Ditempat terpisah, Wakil Sekretaris DPD PDIP Provinsi Bali Tjok Gede Agung menambahkan, dalam SK DPP partai merupakan penugasan secara nasional diberikan kepada Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster yang saat ini juga menjabat sebagai Gubernur Bali.
SK DPP tersebut untuk pemenangan pada Pileg dan Pilpres, sebab pelaksanaan pemilu bersamaan. Apa saja tugas yang mesti dilaksanakan selaku Ketua Tim dan anggotanya sudah dijabarkan dalam SK DPP. Menurutnya Kenapa beliau dipilih, tentu DPP sudah memiliki pertimbangan, melihat pengalamannya sebagai tim pemenangan pada Pilpres di Bali tahun 2019 sehingga kemenangan Presiden Jokowi di Bali secara nasional paling tinggi.
“Kemampuannya dalam ilmu pasti, beliau mempunyai basic hitung menghitung memang jagonya, analisanya juga sangat kuat dan tepat,”katanya sembari menambahkan sekarang beliau (pak Koster, red) sedang rapat di Jakarta.
Sementara Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali yang juga pengurus DPD PDIP Bali Dewa Made Mahayadnya menyampaikan tindaklanjut dari SK tersebut akan dijabarkan pada Rakernas PDI Perjuangan yang akan dilaksanakan pada tanggal 06-08 Juni di sekolah Partai di Jakarta.
“Tentunya setelah mendapat arahan dari DPP baru DPD Partai menindak lanjuti untuk pemenangan Pileg maupun Pilpres,”pungkasnya. (lit,arn/jon)








