
TABANAN – Sukses menyabet predikat juara umum Porprov Bali XV lalu, pétanque Tabanan kini mengarahkan bidikannya lagi mengincar juara umum. Hanya saja bidikan kali ini di kejuaraan berbeda yakni Porjar Bali 2023 pada 22-26 Juni 2023 di Lapangan Lumintang, Denpasar. Apabila sukses menyabet juara umum Porjar Bali maka prestasi ganda disabet.
Hal iini diakui salah seorang pelatih pétanque Porjar Tabanan, I Gusti Agung Ary Wirawan Wetan. Dipaparkan Wetan, tim Porjar Petanque Tabanan untuk Porjar Bali itu sudah definitif dengan jumlah atlet 18 orang.
Masing-masing tingkat pelajar diisi oleh 6 atlet yakni 3 putra 3 putri yang bertanding di 11 kategori yakni single putra-putri, double putra-putri, double mix, triple putra, triple putri, triple mix 2 putra 1 putri, triple mix 2 putri 1 putri, serta shooting putra-putri. Sementara di Porjar Bali 2019 lalu, Tabanan mengumpulkan 11 medali emas dari tiga tingkat pelajar.
“Kami mulai proses seleksi mulai Desember 2022 lalu dan bulan Februari 2023 kami panggil kembali para atlet untuk dilakukan talent scouting guna membentuk tim definitif. Kalau dibilang berat, ya sangat berat karena kuota atlet terbatas sedangkan mereka harus turun di 11 nomor itu. Apalagi target emas kini naik menjadi 15 keping,” jelas Wetan di Tabanan, Kamis (27/4/2023).
Sedangkan terkait peluang medali emas itu akan lebih banyak difokuskan di kategori pelajar SMP dan SMA. Mengingat persaingan di tingkat pelajar ini akan lebih kompetitif.
“Karena rival seperti Badung, Klungkung, dan Jembrana di Porprov Bali XV kemarin atletnya banyak masih pelajar dan kemungkinan mereka akan diturunkan lagi di Porjar Bali ini,” tutup Gung Ari Wetan yang juga Sekum KONI Tabanan itu. (ari/jon)








