
KUTA – Puncak arus mudik Lebaran 2023 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, diperkirakan akan terjadi pada tanggal 19 April 2023 nanti. Sedangkan puncak arus balik, diprediksi terjadi pada tanggal 2 Mei 2023 mendatang.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan meyakini bahwa pada saat itu angka penumpang akan mengalami lonjakan tajam. Tidak seperti di hari biasa sebelumnya, yang berkisar pada angka belasan ribu per hari.
“Memang untuk penerbangan domestik pada saat ini mengalami sedikit penurunan, dengan melayani 14 hingga 15 ribu penumpang per hari. Namun pada masa puncak arus mudik dan arus balik, kami memprediksi penumpang domestik berpotensi mencapai 30 ribu penumpang domestik per hari,” ucapnya di sela acara pembukaan Posko Terpadu Angkutan Udara Idul Fitri 2023, belum lama ini.
Keyakinannya itu bukanlah tanpa alasan. Salah satunya, adalah berkenaan dengan banyaknya pengajuan penerbangan tambahan (extra flight). Yang mana per tanggal 14 April 2023 lalu, terdapat rencana 258 extra flight dari lima maskapai.
“Lima maskapai yang mengajukan antara lain Indonesia AirAsia, Citilink, Pelita Air, Super Air Jet, dan Batik Air. Prediksi tiga besar rute yang dilayani adalah Jakarta, Surabaya, dan Makassar,” sambungnya.
Sementara terpisah, Stakeholder Relationship Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Taufan Yudistira yang dihubungi pada Senin (17/4/2023), tidak memungkiri bahwa belakangan ini peningkatan pergerakan penumpang rute domestik sudah mulai dirasakan. Bahkan dalam catatan harian, jumlah penumpang domestik sudah menyentuh angka 20 ribuan dalam sehari.
Diuraikan dia, pada awal pembukaan Posko, yakni 14 April 2023 lalu, tercatat ada 9.880 penumpang yang datang dan 9.089 yang berangkat. Sehari kemudian, ada 10.541 penumpang datang dan 8.868 berangkat. Sementara, pada tanggal 16 April 2023, tercatat sebanyak 10.710 penumpang yang datang dan 10.279 yang berangkat.
“Perkiraan puncak arus mudik itu lusa (19 April 2023). Kami memperkirakan akan ada lonjakan signifikan,” pungkasnya. (adi/jon)








