
BULELENG – Sebanyak 148 orang Panitia Pengawas Pemilu Kelurahan dan Desa (PKD) se-Kabupaten Buleleng, secara resmi telah dilantik. Selain mengingatkan integritas serta kode etik yang patut dijaga dan aturan yang harus ditegakkan pada pelaksanaan pesta demokrasi tahun 2024, momentum pelantikan PKD juga dimanfaatkan Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Ariyani untuk menginstruksikan tugas pengawasan yang segera dilakukan.
“Mulai detik setelah dilantik, tugas PKD sudah harus jalan. Mulai dari koordinasi dengan pemerintah desa serta tokoh masyarakat, dan pengawasan terhadap tahapan Pemilu di wilayah kerja masing-masing,” tandas Ketut Ariyani pada acara pelantikan PKD Pemilu tahun 2024 se-Kabupaten Buleleng di Lovina, Senin (6/2/2023).
Senada dengan Ketua Bawaslu Bali, Putu Sugi Ardana selaku Ketua Bawaslu Buleleng menegaskan setelah pelantikan, PKD yang terdiri dari 118 laki-laki dan 30 perempuan akan mengikuti pembekalan pengawasan Pemilu ditingkat desa/kelurahan.
“Bapak ibu adalah orang-orang terpilih, untuk turut serta bersama-sama menjaga pelaksanaan pesta demokrasi di wilayah desa/kelurahan sehingga dapat berjalan secara demokratis. Setelah pembekalan, saya harap bapak dan ibu sudah siap mengemban tugas,” tegasnya.
Ia menambahkan, selain Gede Sutrawan dari KPU Buleleng, pembekalan juga menghadirkan narasumber I Putu Gede Parma dari Undiksha, I Nyoman Gede Remaja dan I Nyoman Surata dari Unipas, I Putu Mardika dari STAH Mpu Kuturan Singaraja serta penggiat Pemilu I Ketut Wiratmaja. (kar,dha)








