
KLUNGKUNG– Bagi Umat Hindu, bulan Agustus tahun 2022 ini dikenal sebagai ‘sasih’ (musim) ngaben massal.
Rangkaian ngaben massal secara umum diakhiri dengan ritual Nyegara Gunung. Lokasi nyegara gunung dipilih di Pantai Goa Lawah dan Pura Goa Lawah di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung.
Sejak beberapa minggu belakangan, situasi di Pura Goa Lawah selalu padat pengunjung. Seperti tampak Rabu (31/8/2022), pengunjung tampak membludak.
Mahasiswa Nekat Oplos Gas Subsidi, Digrebeg Polisi
Situasi ini mendapat atensi dari jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Klungkung, dengan menurunkan personilnya mengatur arus lalu lintas guna menghindari kemacetan.
Kasat Lantas Polres Klungkung AKP Wahyu Joko Nugroho, mengatakan personel Satuan Lantas Polres Klungkung secara rutin atensi kegiatan masyarakat yang melaksanakan persembahyangan di Pura Goa Lawah dengan melakukan pengaturan arus lalu lintas serta menyeberangkan warga yang melintas.
Kegiatan ini bertujuan dalam rangka menciptakan harkamtibmas yang aman dan kondusif serta memberikan rasa aman kepada warga pengguna jalan.
Delegasi G20 Kunjungi Pura Batukau dan Jatiluwih
“Disamping melakukan pengaturan arus lalu lintas, personel kami pun menyampaikan kepada pengguna jalan maupun masyarakat agar selalu tertib dalam berlalu lintas serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tandas Joko Nugroho.
Salah seorang warga, Ketut Sutiaknyana menyatakan, dirinya bersama rombongan melanjutkan rangkaian ngaben yakni upacara Nyegara Gunung.
“Kalau sudah musim ngaben, pasti ramai di disini. Hampir dari seluruh Bali, nyegara gunung di pusatkan di sini (Pura Goa Lawah),” katanya. (yan)








