
KARANGASEM—Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem mengeluarkan rilis, bahwa partisipasi masyarakat yang datang ke tempat pemungutan suara dalam pemilihan Peberkel seretak di 51 desa mencapai 74,43 %. Klaim itu disampaikan mengacu data yang diinfut usai pelaksanaan Pilkel, Sabtu (21/5/2022).
Kepala DPMD Karanmgasem I Made Sugiartha, dikonfirmasi, Selasa (24/5/2022) membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, penghintungan tingkat partisipasi masyarakat saat Pilkel lalu, diakui di luar dari perkiraannya.
“Sungguh di luar dugaan, masyarakat sangat antusias datang ke TPS melakukan pencoblosan. Yang mengejutkan angka pastipasi masyarakat saat Pilkel melebihi angka partisipasi saat Pilkada 2020 sebanyak 71,8 persen,” ucap Sugiartha.
Dia mengatakan, Pilkel serentak berjalan lancar dan kondusif. Kendati demikian, dari tingkat kehadiran jauh dari ekspektasinya. Dari daftar pemilih tetap (DPT) di 51 desa yang dimiliki, seharusnya masyarakat yang wajib melakukan pencoblosan sebanyak 217.300 jiwa, namun yang hadir berpartisipasi melakukan pencoblosan sebanyak 193.587,33. Jiwa.
“Target kami pasrtisipasi masyarakat dalam Pilkel serentak 75 persen, tapi yang tercapai baru 74,43 persen. Tapi angka ini juga cukup bagus karena sudah diatas 70 persen,” terangnya.
Dia menambahkan, penetapan perolehan suara untuk 51 desa yang melaksanakan Pilkel sertak sudah dilakukan, Senin (23/5/2022). DPMD, kata Sugiartha, saat ini tengah bersiap-siap untuk melantik Perbekel 51 Perbekel anyar yang rencananya akan dilaksanakan bertepatan HUT Kota Amlapura ke-382, 22 Juni mendatang. (wat/jon)








