
PETANG – Puri Carangsari, Petang akan melaksanakan upacara pelebon, Jumat (6/5/2022) ini. Pada prosesi upacara pelebon ini akan ada dua layon dalam satu bade tumpang sembilan. Yaitu layon pengelingsir Puri Carangsari I Gusti Ngurah Putu Darmika serta layon Anak Agung Ngurah Wira Negara.
Menurut penuturan anak ke-6 Pengelingsir Puri Carangsari AA Ngurah Bagus Suarmandala, rencana awal pelebon hanya dilaksankana untuk ayahnya saja. Namun setelah membuat kesepakanan, pemilihan hari baik dan dudonan karya pelebon, ternyata salah satu saudaranya juga berpulang, yaitu AA Ngura Wira Negara. Sehingga kembali dilakukan pertemuan.
“Dari pertemuan keluarga itu disepakati bahwa pelebon akan dilaksanakan di hari yang sama dengan menggunakan bade yang sama juga, “ujar Gung Bagus, Kamis (5/5/2022).
Kedua layon akan ditempatkan dalam satu bade, dengan kontruksi yang diperkuat. Posisinya layon I Gusti Ngurah Putu Darmika berada di bawah kemudian diatasnya layon AA Ngurah Wira Negara. Selain Bade tumpang sia (sembilan) juga ada naga kaang yang juga sebagai sarana upacara. Upacara pelebon ini juga diikuti pengiring lainnya yakni sebanyak 5 sawa dari Buleleng
Almarhum I Gusti Ngurah Putu Darmika, semasa hidupnya banyak mengabdikan diri untuk kemajuan pendidikan. Salah satunya dengan pembentukan Yayasan Wana Yasa sebagai pelopor pendirian SMP di Kecamatan Petang. Pendirian SMP Wana Yasa ini disebutkan sekitar tahun 1980-an sebelum adanya sekolah negeri di Kecamatan Petang.
Gung Bagus juga menerangkan sekolah yang didirikan tersebut tidak ditujukan untuk mencari keuntungan. Para siswa hanya diwajibkan membayar untuk gaji guru saja. Selebihnya seluruh perlengkapan belajar mengajar disumbangkan dari Puri Carangsari.
“Beliau sangat senang jika anak-anak dapat bersekolah, jadi didirikanlah sekolah itu. Untuk memfasilitasi anak-anak agar tidak jauh sekolah, tapi saat ada SMP Negeri, sekolahnya ditutup dan anak-anak se Kecamatan Petang dianjurkan ke SMP Negeri,” terangnya.
Sementara Almarhum AA Ngurah Wira Negara merupakan pensiunan ASN di Provinsi Bali dengan jabatan Kabag Humas. Beliau meninggal pada usia 69 tahun setelah kepergian I Gusti Ngurah Putu Darmika diusia 93 tahun. Keduanya merupakan saudara dari Pahlawan Nasional yakni I Gusti Ngurah Rai. I Gusti Ngurah Putu Darmika sebagai sepupu sedangkan AA Ngurah Wira Negara merupakan keponakan dari pemimpin pasukan Ciung Wanara tersebut. (lit/jon)








