
KUTSEL – Transformasi kawasan Peninsula Island The Nusa Dua masih berprogres. Hingga minggu ke-25, pelaksanaan proyek secara fisik sudah menyentuh angka 23,7%.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika menegaskan, transformasi yang dilakukan bukan hanya berfokus pada pembangunan fisik. Melainkan juga menghadirkan ruang publik yang dapat memberikan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus memperkuat daya saing destinasi di tingkat global.
“Program rejuvenasi ini merupakan bagian dari komitmen ITDC dalam menjaga standar layanan dan kualitas kawasan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata premium Indonesia. Kami tidak hanya melakukan pembaruan infrastruktur, tetapi juga menyiapkan ruang publik yang lebih representatif, mendukung berbagai aktivitas wisata dan event internasional, serta memperkuat aspek keberlanjutan kawasan. Melalui transformasi ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang semakin nyaman, aman, dan berkesan bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke The Nusa Dua,” sebutnya.
Dibeberkan dia, perkembangan proyek terlihat pada sejumlah paket pekerjaan utama. Penataan kawasan Peninsula Island dan akses menuju Water Blow menjadi pekerjaan dengan progres tertinggi, yakni mencapai 78,549%. Sementara itu, pekerjaan peremajaan dan penataan jalan akses Gate Amenity Core (AC) menuju Peninsula Island mencapai 32,502%, pembangunan jalan akses Pulau Nusa Dharma mencapai 26,44%, serta pekerjaan instalasi limbah, fasilitas resapan, dan Ground Water Tank (GWT) mencapai 21,72%.
Sejumlah elemen bahkan telah rampung sepenuhnya dan mulai memperlihatkan wajah baru Peninsula Island. Penanaman rumput di area Amphitheatre Peninsula sudah selesai 100%, diikuti penyelesaian pemasangan batu andesit pada area helipad dan jalur menuju Taksu Art Stage yang juga telah mencapai 100%. Sementara itu, penataan area eks jalan akses Peninsula sudah mencapai progres 90,18%, sehingga karakter baru kawasan mulai semakin terlihat.
Untuk menjaga momentum percepatan pembangunan, ITDC terus mengoptimalkan sejumlah pekerjaan prioritas, antara lain penyelesaian overlay jalan kawasan, pengaspalan akses Gate AC menuju Peninsula Island, penyelesaian fasilitas resapan di area The Bay dan koridor Peninsula, serta percepatan penyelesaian fasilitas Water Blow sebagai salah satu ikon wisata unggulan di kawasan The Nusa Dua.
Sejalan dengan komitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan, ITDC juga memperkuat berbagai elemen infrastruktur lingkungan melalui pembangunan fasilitas resapan air hujan, peningkatan sistem drainase, pengelolaan limbah kawasan, serta penyediaan fasilitas publik yang lebih ramah bagi wisatawan maupun masyarakat.
“Transformasi yang mulai terlihat hari ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang ITDC untuk menghadirkan wajah baru Peninsula Island. Setelah seluruh pekerjaan selesai, kawasan ini akan menjadi ruang publik yang lebih hidup, nyaman, dan ikonik, sekaligus memperkuat daya saing The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang siap menyambut wisatawan dan berbagai event internasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi Bali dan Indonesia,” tutupnya. (adi)








