
DENPASAR – Selama sebulan penuh (1-28 Pebruari 2022), Bulan Bahasa Bali IV (BBB) menyajikan enam kegiatan pokok, yaitu Krialoka (Workshop), Widya Tula (Seminar), Wimbakara (Lomba), Sesolahan (Pergelaran), Reka Aksara (Pameran), dan Penganugrahan Bali Kerthi Nugraha Mahottama.
“Bulan Bahasa Bali merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Bali dalam upaya pelestarian, pengembangan, dan pemajuan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali,” kata Kepala Bidang Sejarah dan Dokumentasi Kebudayaan, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Drs. AA. Ngurah Bagawinata, MM pada Rabu (2/2/2022).
Khusus Wimbakara, digelar secara luring bertempat di Gedung Ksirarnawa, diantaranya Nyurat Aksara Bali (SD), Ngwacen Aksara Bali (Daa Truna), Pidarta (Bendesa Adat), Nyatua Bali (Paiketan Krama Istri), dan Wiwada (Debat) Mabasa Bali (SMA/SMK). Pesertanya dari seluruh kabupaten/kota di Bali.
Sementara, untuk kategori umum, Bulan Bahasa Bali kembali menyelanggarakan Wimbakara Musikalisasi Puisi Bali, Artikel Mabasa Bali, Komik Online Mabasa Bali, Poster Online Mabasa Bali dan Fotografi untuk Caption Mabasa Bali.
“Dari sekian wimbakara itu, lomba artikel Mabasa Bali yang minim peserta. Kami masih memberikan waktu bagi masyarakat yang ingin mengikuti lomba artikel Mabasa Bali masih dibuka pendaftarannya hingga tanggal 5 Pebruari 2022,” ujar AA. Ngurah Bagawinata.
Juara I, II, dan III akan diberikan piagam dan uang pembinaan masing-masing Rp 2.500.000, Rp 2.000.000,dan Rp 1.500.000 yang diserahkan saat acara penutupan.
Persyaratannya, peserta merupakan masyarakat umum dan bagi yang telah mendapatkan Juara I pada kegiatan Bulan Bahasa Bali tahun lalu tidak diperkenankan mengikuti jenis lomba yang sama.
“Artikel bisa dikirim kepada Panitia melalui e-mail [email protected], dengan menyantumkan nama peserta pada subject e-mail dengan format: LOMBAARTIKEL_NAMAPESERTA_ BULANBAHASABALI2022. “Tema artikel “Danu Kerthi: Utsaha Nglestariang Danu pinaka prananing kahuripan”. Tema tersebut sebagai pemantik inspirasi dalam melestarikan Danau sebagai nafas kehidupan,” jelas Bagawinata.
Seperti diwartakan, perhelatan Bulan Bahasa Bali IV telah dibuka Gubernur Bali, Wayan Koster di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center pada, Selasa 1 Pebruari 2022. Hajatan sastra dan aksara Bali itu mengusung tema “Danu Kerthi: Gitaning Toya Ening”, Air Sumber Pengetahuan, bermakna Bulan Bahasa Bali sebagai representasi pengetahuan yang mengalir tiada henti memancarkan kebajikan, kesejahteraan, dan kemuliaan dunia. (sur)








