
KUTA – Sebuah insiden keributan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, viral di media sosial Instagram, Rabu (26/1/2022). Hal tersebut terjadi, akibat adanya calon penumpang yang ketinggalan pesawat dan kemudian mengamuk.
Menurut informasi beberapa sumber, peristiwa kabarnya bermula ketika calon penumpang bersangkutan hendak terbang ke Jakarta, Selasa (25/1/2022) sekitar pukul 19.30 Wita. Setelah melakukan check in, dia bersama 7 orang rekannya, menunggu di Gate 5 Terminal Keberangkatan Domestik.
Karena merasa tidak ada tanda-tanda pemanggilan untuk berangkat, pria tersebut kemudian menanyakannya kepada petugas. Alhasil, petugas mengabarkan, penerbangan tersebut telah berangkat menuju Jakarta. Petugas pun mengatakan, sesungguhnya pemanggilan terhadap calon penumpang sudah sempat dilakukan.
Tidak terima atas penjelasan itu, calon penumpang asal Yordania tersebut naik pitam. Dia melayangkan bogem mentah kepada dua orang petugas Avsec di sekitarnya. Mengetahui kejadian tersebut, seorang polisi sempat coba melerai. Namun sayang, polisi bersangkutan juga tidak luput dari amukan. Namun beruntung, aksi itu dapat segera dihentikan petugas Avsec dan polisi lainnya. Pelaku langsung diamankan dan digiring menuju Polsek Kawasan Bandara Ngurah Rai.
Stakeholder Relation Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Taufan Yudhistira dikonfirmasi Kamis (27/1/2022), tidak menampik adanya kejadian semacam itu. Menurut dia, peristiwa terjadi murni akibat kesalahpahaman.
“Memang benar kejadian itu di Bandara Ngurah Rai dan persoalannya berawal dari adu argumen. Semuanya sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” singkatnya via ponsel sembari mengabarkan, penumpang bersangkutan telah diterbangkan keesokan harinya, yaitu pada Rabu (26/1/2022). (adi/jon)








