
DENPASAR – Dinas Pariwisata Provinsi Bali mencatat selama Desember 2021 kedatangan wisatawan domestik mencapai 24.253 orang.
Rinciannya, kedatangan melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai 354.465 orang dengan rata-rata per harinya 11.434 orang. Pelabuhan Gilimanuk 372.362 orang dengan rata-rata kedatangan 12.012 orang setiap hari, dan Pelabuhan Padangbai 25.027 orang dengan rata-rata 807 orang setiap hari.
Kunjungan wisatawan domestik ke Bali selama Desember 2021 mencapai 24.253 orang. Sejak awal Desember kedatangan wisatawan domestik baik melalui udara Bandara Ngurah Rai Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Padangbai mencapai 751.854 wisatawan selama bulan Desember.
Sementara, tingkat hunian hotel terjadi peningkatan dari Oktober 2021 10,57 persen dan mencapai 12-15 persen pada Desember.
Gubernur Bali Wayan Koster pada pidato akhir tahun 2021 menyampaikan, bidang pariwisata telah ditata secara fundamental dan komprehensif melalui Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur untuk memperkuat pariwisata berbasis budaya dan berorientasi pada kualitas serta berpihak pada sumber daya lokal.
Harapannya, penataan bidang pariwisata mampu memberi manfaat secara optimal bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Bali.
“Kebijakan ini akan diterapkan secara progresif dalam situasi normal pasca Pandemi Covid-19,” ujar Koster.
Meskipun dalam situasi pandemi Covid-19, pembangunan infrastruktur, sarana, dan prasarana tetap berjalan sesuai rencana.
Sampai akhir 2021 ini, Gubernur Koster menyebut berbagai infrastruktur sedang dan telah diselesaikan. Di antaranya, Pelindungan Kawasan Suci Besakih, Kawasan Pusat Kebudayaan Bali, Shortcut Singaraja-Mengwitani, Pelabuhan Segitiga Sanur Denpasar, Sampalan Nusa Penida dan Bias Munjul Nusa Ceningan di Klungkung.
Sementara pengembangan Pelabuhan Benoa menjadi Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) sedang dalam pekerjaan.
“Pembangunan Bendungan Sidan di Badung dan pembangunan Bendungan Tamblang di Buleleng, pengembangan Stadion Dipta di Gianyar, dan pembangunan Pasar Sukawati Blok A, B, dan C di Gianyar,”tandasnya. (arn)








