
BANGLI – Nasib naas menimpa I Nengah Yudi (30) warga Banjar Jelekungkang, Desa Tamanbali, Bangli. Pria yang akrab dipanggil Gongseg ini, terjatuh ke sungai saat memancing di Tukad Melangit, Jumat (17/12/2021) sekitar pukul 10.00 wita. Jasad korban baru ditemukan sekitar pukul 16.05 wita, dengan jarak sekitar 15 meter dari lokasi jatuh.
Upaya pencarian korban oleh tim yang terdiri dari Polri, TNI, Basarnas dan relawan, memakan waktu cukup lama, mengingat derasnya arus sungai. Basarnas melakukan penyelaman di sekitar lokasi, namun jasad tidak kunjung ditemukan. Selanjutnya Relawan Kris Bali datang membantu Tim untuk melakukan penyelaman. Tidak berselang lama, jasad Yudi pun ditemukan tersangkut di dasar sungai dengan posisi terlentang sekitar 5 meter dari lokasi jatuh.
Perbekel Desa Tamanbali I Nyoman Suargita saat ditemui menyebutkan upaya pencarian korban telah dilakukan sekitar pukul 11.00 wita, namun baru ditemukan sekitar pukul 16.05 wita. “Korban ditemukan sekitar 15 meter dari lokasi. Penemuan jasad korban diawali dengan ditemukannnya kail miik korban,” tegasnya.
Kronologis pencarian, jelas dia, dengan diterjunkannya tim penyelam Basarnas Bali di sekitar lokasi jatuhnya korban. Tim penyelam dengan peralatan lengkap tidak kunjung menemukan jasad korban. Setelah itu, relawan dari Kris Bali pun turun ke lokasi untuk membantu pencarian korban. Hingga akhirnya korban ditemukan sekitar 15 meter dari lokasi jatuhnya.
Sementara Kelian Bajar Adat Jelekungkang I Nyoman Rina ditemui terpisah menyebutkan usai ditemukan jasad korban langsung dibawa ke setra. Dimana, semua prosesi memandikan dan upakara lainnya dilakukan di setra.
“Sesuai kepercayaan kami disini, kalau ada warga meninggal tidak wajar di luar rumah pantang lagi dibawa ke rumah duka. Melainkan langsung dibawa ke setra,” ucapnya.
Sebutnya lagi, korban yang seorang anggota pecalang Desa Adat Jelekungang itu, memang memiliki hobi mancing. Sementara lokasi tempat jatuhnya korban memang sering dimanfaatkan untuk memancing.
“Di lokasi memang selama ini dikenal angker, sekitar tahun 1983 di lokasi sempat ada wanita baru selesai menikah jatuh saat mencari pakis,” tutur Rina. (dus,dha)








