
KARANGASEM—Sektor pertanian secara luas akan menjadi program prioritas pembangunan dalam kepemimpinan I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa lima tahun kedepan. Sektor ini kedepan menjadi magnet dalam penguatan pangan masyarakat.
Tahun 2021, visi-misi dibidang pertanian memang belum digarap optimal. Kendati demikian, Bupati Gede Dana terus berupaya memberikan pelayanan kepada para petani dengan menggelontorkan sejumlah bantuan alat mesin pertanian (Alsintan), seperti traktor, cultivator, dan rice transpalter.
Sepeti dilakukan, Rabu 13 Oktober 2021, bertempat di kantor UPTD BPPP, Bupati menyerahkan perangkat alsintan untuk kelompok tani yang ada di wilayahnya. Selain didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian Karangasem I Nyoman Tari, penyerahan batuan alsintan untuk kelompok tani itu juga dihadiri Sekda I Ketut Sedana Merta.
Perangkat alsintan yang diserahkan itu berupa traktor roda 2 sebanyak 8 unit, 8 unit cultivator dan 2 unit rice transplater.
“Alsintan menjadi salah satu terobosan baru dalam pembangunan pertanian untuk mengatasi permasalahan keterbatasan jumlah tenaga kerja di pedesaan, juga dapat mendukung dua komoditas target swasembada seperti padi dan jagung dalam penguatan pangan masyarakat,” ucap Bupati.
Alsintan , kata Bupati bisa menjadi bagian dalam peningkatan produktivitas pertanian. Terhadap hal itu, pihaknya berharap, kelompok tani yang sudah menerima bantuan alat mesin pertanian itu untuk merawatnya dengan baik.
“Saya berharap kelompok tani yang sudah menerima bantuan alsintan harus bisa lebih bertanggungjawab untuk memelihara dan memanfaatkan dengan baik. Sehingga bantuan alat yang diberikan pemerintah dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pertanian demi terwujudnya pembanguan pertanian yang tangguh dan mandiri dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani serta nelayan,” harapnya.
Dalam jangka pendek, kata Bupati sektor pertanian dalam arti luas harus menjadi sektor terdepan dalam upaya mengentaskan kemiskinan, perannya tidak hanya dari segi peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja namun juga menjaga stabilitas harga pangan yang didukung oleh penyedia stok pangan.
“Sebagai leading sektor, saya minta Dinas Pertanian mulai merumuskan dan menjalankan kebijakan, program dan kegiatan pembangunan pertanian yang ada, sehingga dalam pelaksanaannya berjalan dengan baik dan bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” tegas Gede Dana. (watt)








