
KARANGASEM—Kasus kematian akibat terpapar virus corona kembali bertambah di Karangasem. Kali ini yang menjadi korban keganasan virus itu, seorang ibu muda berinisial Nyoman MS (21) asal Desa Purwayu, Kecamatan Abang, Senin 26 Juli 2021.
Nyoman MS merupakan pasien melahirkan melalui operasi caesar dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bali Med sejak Selasa 20 Juli 2021.
Humas Rumah Sakit Bali Med, Ni Putu Cristin Carolina,SE , saat dikonfirmasi membernarkan kejadian itu. Dia mengatakan, pasien datang ke UGD dengan keluhan sesak, demam, dan mulai ada bukaan. Esok harinya, Rabu 21Juli 2021 pasien mulai menjalani operasi caesar dan bayinya lahir dengan sehat.
“Pasca operasi (berselang dua hari), kondisi pasien makin memburuk. Sesak dan demamnya naik turun. Dini hari pasien mengalami kejang dan langsung meninggal dunia. Hasil Swabnya postif Covid-19,” terang Cristin, seraya menambahkan, bahwa bayi yang sempat dirawatnya di RS Bali Med sejak dua hari lalu sudah dipulangkan dengan kondisi sehat.
Sementara itu, melonjaknya kasus konfirmasi postif, membuat UGD RSUD Karangasem penuh. Lonjakan kasus terjadi sejak sebulan terakhir. Kondisi ini memaksa pihak manajemen menyiapkan halaman yang berada di depan UGD sebagai tempat pasien gejala ringan.
Pasalnya, ruang UGD dikhususkan untuk skrening Covid-19.
Dirut RSUD Karangasem, dr. I Wayan Suardana, menegaskan layanan pasien di luar UGD itu bukanlah pasien Covid. Pihaknya sengaja melakukan itu agar pasien tidak tertular karena UGD dijadikan sebagai tempat skrening Covid-19.
“Pasien di luar UGD itu pasien yang memiliki riwayat sakit ringan. Pasien gawat non Covid-19, kita tempatkan di empat ruangan, yang didalam khusus untuk screning Covid-19,” tegasnya.
Suardana juga mengakui,saat ini memang ada lonjakan pasien, sementara tertahan di UGD, sekaligus memastikan apakah Covid-19 atau tidak. Dikatakan, RSUD Karangasem sebagai salah satu RS rujukan sejak awal Juli ada peningkatan kasus Covid-19. Bahkan, pada Minggu kemarin tercatat sampai 60 terkonfirmasi positif, belum termasuk suspect.
“Saat ini kita sedang merawat 60 yang terkonfirmasi positif dan 20 suspect masih menunggu lab PCR,” jelasnya.
RSUD Karangasem, kata dr Suardana saat ini menyiapkan 83 tempat tidur untuk pasien Covid19 dan 90 persen diantarannya sudah terisi.
“Sebagai antisipasi terhadap lonjakan kasus, kita sudah lakukan rapat internal. Opsinya, pasien non Covid-19 bisa dirawat di tempat lain. Namun masih dipikirkan apakah memungkinkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan peralatan. Hal ini juga sudah pernah kita dilakukan tahun lalu ketika terjadi lonjakan yang tinggi,” pungkasnya. (wat).








