
DENPASAR – Uji coba menghadapi tim basket PON Putra DKI Jakarta dan Bali United di GOR Praja Raksaka baru-baru ini, memang sudah dilakukan tim basket putra PON Bali. Sayangnya dari uji coba itu tim basket putra PON Bali masih belum memperoleh hasil maksimal dalam tiga laga yang dilakoninya.
Evaluasi wajib dilakukan pelatih tim basket putra PON Bali, IGN Rusta Wijaya dengan kekalahan dalam laga uji coba tersebut dan melakukan pembenahan performa skuad asuhannya sebelum turun pada PON XX/2021 di Papua. Pada 2-15 Oktober mendatang. Apalagi tim ini membidik target medali untuk Bali.
“Di game pertama dan kedua kami masih membaca permainan. Beberapa pemain masih grogi. Nah di game terakhir sudah mulai ada peningkatan. Nanti kami akan evaluasi lagi,” terang Rusta, Selasa 6 Juli 2021.
Baginya, masih ada waktu dua penuh selama dua bulan untuk melakukan evaluasi jika tidak ingin hasil minor menghinggapi Bali Boys di PON nanti.
“Kami mulai tahu apa yang perlu kami rencanakan untuk evaluasi,” terangnya.
Tapi sebenarnya dia sedikit kecewa karena hanya DKI Jakarta yang bisa melakukan try out di Bali.Padahal rencana awal, Jatim, babel, Papua, dan Banten akan melakukan try out di Bali. Namun urung terlaksana karena pandemi Covid-19.
“Sebenarnya kami mau coba dan meraba kekuatan tim lain karena kami hanya tahu mereka dari sosial media seperti YouTube. Untuk agenda kedepannya, kami punya rencana lawan Bali United dan kami masih optimis dapat hasil maksimal di PON nanti,” demikian Rusta yang juga Asisten Pelatih Bali United Basketball tersebut. (ari)








