
DENPASAR – Tim panjat tebing PON Bali masih menjajaki kejuaraan panjat tebing bertajuk Walikota Cup Jambi yang digeber Pengprov FPTI Jambi pada 2-3 Juni mendatang di Jambi. Penjajakan ini terkait dengan kualitas para peserta yang ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Hal itu ditegaskan Ketua Umum (Ketum) Pengprov FPTI Bali, Putu Yudi Atmika.
Diakuinya, kejuaraan sebenarnya bagus untuk menjadi ajang try out bagi tim panjat tebing PON Bali sebelum turun di PON XX/2021 di Papua Oktober mendatang. Hanya gengsi dan kualitas even masih dijajagi.
“Kami akan menjajaki dulu peserta yang ambil bagian apa merupakan atlet PON dari provinsi lain atau tidak. Kalau ternyata bukan atlet PON yang ambil bagian ya kami mempertimbangkan tidak ikut. Pasalnya im panjat tebing PON Bali kalau melakukan try out itu kan mencari lawan yang seimbang atau diatas kita sehingga bisa menjadi tolok ukur latihan tim panjat tebing yang kini sudah enam bulan lebih melakoni Puslatprov FPTI Bali,” tutur Yudi Atmika di Hotel Batukaru 3 Denpasar, Rabu 5 Mei 2021.
Disebutkan, kalau tim panjat tebing PON utamanya dari DKI Jakarta, Papua, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur ambil bagian di kejuaraan di Walikota Cup Jambi, maka Bali kemungkinan besar bakal ambil bagian juga.
“Kalau mereka tidak ambil bagian ya kami ikut absen untuk menghemat tenaga, waktu dan biaya. Karena itulah kami jajaki dulu,” tambah pria yang berprofesi sebagai ASN di lingkungan Pemkab Badung itu.
Yudi Atmika yang juga Wakil Sekretaris KONI Bali itu bakal menjajagi kualitas peserta dengan menanyakan keikutsertaan tim atlet panjat tebing PON provinsi di daerah kepulauan Jawa lebih dulu itu. (ari)








