
DENPASAR – Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pesraman Satyam Eva Jayate kembali menggelar kirab Pancasila 1 Juni 2026. Kirab berlangsung dari depan rumah Jabatan Gubernur Bali Jaya Saba ke Taman Budaya Bali Art Center, Denpasar.
Dalam kirab itu diikuti berbagai komunitas dan oraganisasi mahasiswa, masyarakat. Menampilkan berbagai atraksi daerah masing-masing. Yang mencolok ada Reog Ponorogo, Barang Sai, dan Baleganjur. Ada juga pembawa pataka pancaila.
Ketua Rumah Kebangsaan dan Kebinnekaa Pasraman Satyam Eva Jayate, Ketut Udi Prayudi, mengatakan Karnaval Pancasila digelar sebagai upaya membangun kembali memori kolektif masyarakat terhadap pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan menggelorakan kembali semangat serta pemikiran Bung Karno dalam pengabdiannya kepada rakyat, bangsa, dan negara. Di tengah berbagai tantangan zaman, generasi muda perlu terus diingatkan akan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi Indonesia.
“Karnaval ini bukan hanya perayaan seremonial, tetapi juga media edukasi dan ruang perjumpaan lintas generasi untuk meneguhkan kembali semangat persatuan, gotong royong, dan kebhinnekaan,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda di tengah derasnya pengaruh media sosial dan perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, generasi muda sebagai penerus bangsa saat ini menghadapi tantangan besar karena semakin banyak menghabiskan waktu dengan gawai, media sosial, maupun permainan daring. Kondisi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan pendidikan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan.
“Dengan dunia media sosial yang begitu kuat, kita melihat bahwa nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda perlu kita tingkatkan. Generasi muda ini adalah generasi penerus bangsa. Mereka sibuk dengan dunia gadget, game online, sehingga perlu terus diingatkan mengenai nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap tanah air,” ujar Udi Prayudi.
Sebagai upaya menanamkan semangat nasionalisme, Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate melibatkan berbagai elemen masyarakat, khususnya pelajar mulai tingkat SD hingga SMP, dalam kegiatan Karnaval Pancasila yang digelar serangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mengingat kembali semangat kebangsaan yang pernah tumbuh pada era 1980-an. Saat itu, berbagai kegiatan budaya dan kebangsaan seperti Pesta Kesenian Bali (PKB) kerap diawali dari kawasan Jayasabha menuju Art Centre Denpasar.
“Kami berkolaborasi mengajak generasi muda untuk mengingat kembali sejarah dan perjalanan kebangsaan. Kalau dulu pada era 1980-an berbagai kegiatan PKB berangkat dari Jayasabha menuju Art Centre, sekarang kami mengarak simbol Burung Garuda Pancasila dari Titik Nol Catur Muka menuju Art Centre Denpasar,” katanya. (jay/jon)








