
DENPASAR – Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melakukan penebalan stok LPG di Bali, mengantisipasi peningkatan kebutuhan di masa libur panjang Kenaikan Isa Almasih, 14-17 Mei 2026. Tidak tanggung-tanggung, jumlah fakultatifnya mencapai 55 persen dari rerata harian.
Karenanya, Area Manager Communication Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi memastikan, stok LPG dalam kondisi aman tercukupi untuk long weekend ini. Dan Pertamina, juga dipastikan tetap stand by memastikan penyalurannya aman dan lancar.
“Pada momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran, di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” ungkapnya.
Penyaluran fakultatif dimaksud mencapai angka 55 persen dari rerata penyaluran harian. Persentase tersebut setara 147.840 tabung untuk seluruh wilayah Bali.
Berkenaan dengan itu, Ahad mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian secara bijak. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.
Di samping itu, Ahad juga mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3kg merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus bagi masyarakat kurang mampu. Sementara untuk yang mampu, diminta agar menggunakan produk LPG Non Subsidi (Brightgas).
Bagaimana dengan BBM? Ditanya demikian, Ahad juga menyebut bahwa posisinya dalam kondisi aman dan mencukupi. Memastikan hal tersebut, pihaknya akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan. “Kami juga akan melakukan pengecekan sarfas SPBU secara intensif, berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM,” terang Ahad. (adi)








