
KLUNGKUNG – Nusa Penida benar-benar darurat narkoba, menyusul dalam sepekan ini aparat Polsek Nusa Penida yang tergabung dalam Tim Jalak Nusa berhasil menangkap tiga terduga pelaku penyalahguna narkoba.
Maraknya peredaran narkoba di daerah kepulauan menjadi alarm bahaya bagi masyarakat setempat. Tindakan tegas aparat menangkap pelaku diharapkan menjadi momentum bagi semua steakholder ikut berpartisipasi memerangi peredaran narkoba di kampung turis itu.
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Tim Jalak Nusa Polsubsektor Lembongan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Desa Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Kamis (26/2/2026).
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas narkotika di sebuah penginapan di Jalan Raya Jungutbatu. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Jalak Nusa yang dipimpin Ps. Kapolsubsektor Lembongan Bripka I Ketut Astawan,S.H. segera bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi.
“Saat pemeriksaan yang disaksikan oleh saksi setempat, petugas menemukan paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, beserta plastik klip bekas pakai dan alat hisap (bong),” ungkap Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Kusuma Jaya, Senin (2/3/2026).
Berdasarkan temuan tersebut, petugas langsung mengamankan pria berinisila F (34) Lombok Timur(NTB) untuk proses penyelidikan lebih lanjut di Sat Narkoba Polres Klungkung.
Kapolsek menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
“Kami berkomitmen menjaga Nusa Penida tetap aman dan bersih dari narkoba. Peran aktif masyarakat sangat kami harapkan untuk bersama-sama melindungi generasi muda serta menjaga citra pariwisata daerah,” tegasnya.
Menurut Kapolsek langkah cepat ini menjadi bukti nyata keseriusan Polsek Nusa Penida dalam memberantas peredaran narkoba yang berpotensi merusak generasi muda sekaligus mencoreng citra pariwisata daerah.
Polsek Nusa Penida juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, bersih, dan kondusif di wilayah Nusa Penida. (yan)








