
NUSA PENIDA – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Nusa Penida sejak Selasa sore hingga malam mengakibatkan banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter, Rabu (21/1/2026) dini hari. Sedikitnya tiga desa terdampak yakni Desa Ped, Desa Kutampi Kaler dan Desa Sakti, dengan sejumlah warga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman.
Satu kepala keluarga terdiri dari 2 orang usia dewasa dan 1 balita dievakuasi di Pura Dalem Biaung kemudian diantar ke tempat keluarga.
Dua orang lansia dievakuasi di pinggir pantai, keduanya juga diantara ketempat keluarga.
Serta 3 orang di evakuasi di jalan karena terjebak banjir, 1 diantaranya dibawa ke keluarganya di Dusun Sental Kawan dan 2 diantar ke Desa Kutampi.
Merespons cepat kondisi darurat tersebut, Polsek Nusa Penida langsung melakukan evakuasi warga terdampak banjir, khususnya di wilayah Desa Ped yang menjadi kawasan paling parah terdampak. Desa ini berada di dataran rendah sehingga menerima limpahan air dari wilayah yang lebih tinggi.
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Begitu menerima laporan banjir sekitar pukul 01.00 Wita, pihaknya langsung mengerahkan personel piket fungsi untuk mengevakuasi warga ke lokasi aman.
“Langkah cepat ini sebagai bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan banjir menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air setara paha orang dewasa, membuat sejumlah rumah tidak dapat ditempati sementara waktu. Proses evakuasi berlangsung aman dan lancar berkat kerja sama antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat.
Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan sejumlah ruas jalan dari Desa Ped hingga Desa Kutampi dipenuhi sampah dan dahan kayu yang terbawa arus. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian yang ditimbulkan bersifat material.
Polsek Nusa Penida mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan hujan susulan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga keselamatan dan ketertiban lingkungan.(yan)








