
JEMBRANA– Proyek perbaikan jalan kabupaten di Banjar Anyar Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, mulai bermasalah. Pengerjaan proyek yang baru tahap pembongkaran untuk pemasang plat deker di ruas jalan menuju SD 4 Batuagung tembus Banjar Petahanan tersebut pipa airnya terputus dan mengancam ambruknya sebuah bangunan sangah lebuh milik warga. Perbaikannya sendiri diketahui baru berjalan sekitar tiga pekan, dimulai pembongkaran galian untuk pemasangan plat deker diempat lokasi pada jalan milik kabupaten.
“Sudah berjalan sekitar tiga mingguan perbaikan jalan ini,”terang Gus Yudiana Rabu (11/11/2020).
Dia menceritakan sewaktu pembongkaran ada alat berat dikerahkan, akibat adanya pembongkaran terdapat pipa air bersih terkena galian, akibatnya air kerumah warga menjadi terputus.
“Demikian pula bangunan lebuh didepan rumahnya juga terancam ambruk, “sebutnya. Lantaran tanah dibawah bangunan lebuh ikut dikeruk, sekarang lebuhnya nyaris tergerus, “sungutnya.
Dia mengaku heran habis dikeruk malah dibiarkan tak diperbaiki, takutnya lantaran sekarang musim penghujan sangah lebuhnya ambruk, sembari hal ini sempat dia pertanyakan kedesa, mengenai proyek ini akan berlanjut atau tidak . Menunutnya habis pengalian berlanjut kepemasangan plat deker, dia tidak lagi melihat adanya aktifitas pengerjaan , termasuk bekas galian juga dibiarkan terbuka karena hujan terus-terusan turun membuat genangan air digalian hingga meluber kejalanan.
Sementara warga lainnya, mengaku bahwa pipa air milik kelompok air , rusak terkena galian. Sudah beberapa hari ini, air tak mengalir, setelah dicek sumbernya berasal dari pipa induk putus dan pecah terkena galian. Mirisnya karena tak ada lagi pekerja dilokasi terpaksa warga sendiri memperbaikinya. “Terpaksa perbaiki sendiri agar air dapat mengalir ke rumah untuk keperluan sehari hari,”imbuh warga yang engan identitasnya dikorankan.
Pantauan di lapangan mulai memasuki jalan menuju SD 4 Batuagung, tepatnya perempatan banjar Munduk dan Banjar Anyar, tampak plat beton terpasang dijalur tersebut. Demikian pula jalan menuju perumahan diutara SD4 tersebut hingga tembus jalan menuju sebuah bungalaw Cahaya Matahari dibanjar Petanahan terdapat tiga buah bekas galian plat deker, hanya saja dikanan kiri galian belum diurug. Tak ditemukan papan proyek, hanya sebuah tanda peringatan hati hati terpasang di lokasi. (ara)








