
KLUNGKUNG – Kabupaten Klungkung semakin meneguhkan keberhasilannya dalam bidang Kesehatan. Setelah sukses dalam penanganan stunting dan kesehatan semesta, Klungkung kembali meraih predikat Terbaik Pertama Kinerja Surveilans AFP dan Discarded Campak Rubella Tahun 2025.
Atas keberhasilan itu, penghargaan diterima Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung, drg. I Gusti Ayu Ratna Dwijawati, M.Kes., dari Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan, pada acara puncak Pekan Imunisasi Dunia yang berlangsung di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok, pada Sabtu (2/5/2026).
Penghargaan tersebut menjadi wujud nyata pemerintah daerah serius melakukan upaya preventif dan promotive secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Drg Gusti Ayu Ratna Dwijawati dikonfirmasi, Minggu (3/5/2026) mengatakan, selama ini upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan mampu memenuhi indikator yang digunakan oleh Kementerian Kesehatan RI serta capaiannya tidak hanya sekedar memenuhi target minimal, tapi juga konsisten, lengkap dan berhasil dalam penanganan.
Ia mencontohkan surveilans kasus kelumpuhan layu (AFP) untuk umur dibawah 15 tahun, Kabupaten Klungkung mampu mendeteksi melebihi target minimal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Targetnya 2 orang per 100.000 anak usia dibawah 15 tahun, dari hasil screening Klungkung sudah mampu mendeteksi sebanyak 3 orang.
“Dan dari hasil yang dilaporkan suspect yang dikirim sesuai tapi hasilnya negatif. Upaya promotif dan preventif yang kita lakukan dianggap berhasil termasuk laporan dan deteksi dini temuan campak sudah sesuai target,” kata Gusti Ayu Ratna Dwijawati seraya mengatakan, pihak Kementerian terus melakukan pemantauan.
Kabupaten Klungkung secara berkelanjutan mampu memenuhi kelengkapan dan ketepatan laporan serta melakukan monitoring aktif serta pembinaan.
Bupati Klungkung, I Made Satria, menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Kesehatan serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang telah berkontribusi membawa nama Klungkung menjadi yang terbaik di tingkat nasional, khususnya di bidang kesehatan.Ia juga menegaskan pentingnya menjaga dan meningkatkan prestasi tersebut ke depan.
“Terima kasih kepada Dinas Kesehatan dan OPD terkait yang telah membawa nama Klungkung menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Mari kita jaga dan tingkatkan lagi prestasi ini, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Klungkung,” ujarnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit melalui sistem surveilans yang semakin baik. (yan)








