
KLUNGKUNG – Seorang pria bernama Nyoman Rame (49), warga Desa Bunga Mekar, dilaporkan jatuh ke laut setelah dihantam ombak di Pantai Kelingking, Jumat (24/4/2026) dini hari. Hingga Jumat siang, korban belum berhasil ditemukan dan masih dalam proses pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Nusa Penida. Operasi pencarian melibatkan enam personel gabungan, terdiri dari lima anggota SAR dan satu personel TNI AL Pos Nusa Penida.
Tim SAR melakukan penyisiran di perairan sekitar lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05 milik Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Selain itu, pencarian juga mendapat dukungan dari pihak keluarga korban dan masyarakat setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden nahas itu terjadi saat korban memancing bersama anaknya di atas batu karang Pantai Kelingking. Sekitar pukul 03.00 Wita, ombak pasang tiba-tiba datang dan menghantam korban hingga terjatuh ke laut dan terseret arus.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 06.00 Wita dari seorang warga bernama Pageh.
“Lokasi kejadian berada pada koordinat 8°45’3.03″S – 115°28’26.60″E. Begitu laporan diterima, kami langsung mengerahkan seluruh potensi yang ada untuk melakukan pencarian secara maksimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, metode pencarian dilakukan dengan menyisir area dari titik terakhir korban terlihat hingga ke wilayah sekitarnya, dengan mempertimbangkan arah arus laut dan kondisi angin.
Selain penyisiran di laut, tim SAR juga melakukan pemantauan dari darat guna memperluas jangkauan pencarian.
“Operasi SAR masih terus berlangsung. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” tambah Sidakarya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. (yan)








