
GIANYAR – Pemkab Gianyar menggelar pameran lukisan tradisional dalam acara Pekan Budaya Gianyar serangkaian HUT Kota Gianyar yang ke-255 di Gallery Monkey Forest Ubud, Kamis (2/4/2026).Pameran berlangsung dari tanggal 2-30 April 2026.
Sambutan Bupati Gianyar dibacakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan I Wayan Adi Parbawa, pembangunan bidang kebudayaan menjadi prioritas sesuai Visi Misi Bupati Gianyar. Kegiatan ini menjadi wujud nyata melestarikan warisan budaya leluhur yang sarat dengan nilai-nilai filosofis, spiritual, dan estetika khas Bali, khususnya Gianyar sebagai pusat seni dan budaya.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memberikan ruang bagi para seniman untuk berkarya dan berekspresi, tetapi juga mengedukasi generasi muda agar semakin mencintai dan bangga terhadap seni tradisional,” tandas Adi Parbawa.
Ia menegaskan Pemkab Gianyar akan terus berkomitmen mendukung kegiatan seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Panitia Pelaksana sekaligus sebagai Curators Prof. DR. I Wayan Suardana menyampaikan, pameran lukisan tersebut mengambil tema “Gianyar Bhuwana Sumedhya Nityan Rahayu” yang memiliki arti Gianyar berkembang, dalam kesejahteraan dan kelestarian. Pemeran tersebut merepresentasikan perkembangan seni lukis Gianyar bukanlah perjalanan menuju sesuatu yang baru dengan meninggalkan yang lama, melainkan sebuah proses merawat, menjaga, mengolah, dan meneruskan.
“Konsep seni lukis tidak hanya direpresentasikan sebagai objek visual, tetapi sebagai arsip hidup yang merekam perjalanan masyarakat Gianyar dalam menjaga keseimbangan antara perubahan dan kontinuitas,” terangnya.
Pameran diikuti 70 orang yang diwakili oleh 7 kecamatan yang ada di Gianyar. (dar,yan)








