
NUSA PENIDA –Kesalahpahaman sepele yang dipicu ketersinggungan dan pengaruh minuman beralkohol nyaris berujung ricuh di kawasan wisata Lembongan. Dua pendatang asal luar Bali terlibat baku hantam di Daerah Pangkung, Dusun Kangin, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Rabu malam (14/1/2026).
Perkelahian tersebut melibatkan dua pemuda berinisial RA (19) asal Kabupaten Lombok Tengah dan SAL (22) yang berdomisili di Kabupaten Sumba Barat Daya. Insiden terjadi sekitar pukul 20.30 Wita dan sempat mengundang perhatian warga sekitar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat RA bersama rekannya tengah mengonsumsi minuman beralkohol di lokasi kejadian. Tak berselang lama, SAL datang bersama temannya dengan maksud bermain biliar. Namun, tindakan meludah di sekitar lokasi yang dianggap menyinggung perasaan memicu teguran keras, hingga berujung adu fisik antar kedua pemuda tersebut.
Menerima laporan warga, Tim Jalak Nusa Polsubsektor Lembongan yang dipimpin langsung PS. Kapolsubsektor Lembongan, Bripka I Ketut Astrawan, S.H., bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara. Kehadiran aparat kepolisian berhasil meredam situasi dan mencegah konflik meluas.
“Dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, polisi kemudian memfasilitasi mediasi antara kedua pihak. Hasilnya, RA dan SAL sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, saling memaafkan, serta berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” tandas Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Kamis (15/1/2026).
Lanjut Kesuma Jaya, langkah cepat dan dialogis tersebut menjadi cerminan peran aktif Tim Jalak Nusa dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Lembongan, sekaligus mengedepankan penyelesaian konflik secara damai di tengah masyarakat yang heterogen, akibat lanju mobilisasi warga yang begitu tinggi karena pengaruh pariwisata. (yan)








