
KLUNGKUNG – Rizki Ardiansyah, pekerja mekanik yang hilang di Perairan Kutampi, Nusa Penida, Selasa (14/10/2025) hingga Rabu (15/10/2025) belum juga ditemukan. Petugas dari Tim Barsarnas Gabungan terus berupaya menemukan pria asal Nusa Tenggara Barat tersebut.
Sementara Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Kesuma Jaya, S.H. bersama Ps. Kanit Binmas IPTU I Made Suarta berkoordinasi langsung dengan pihak manajemen tempat kerja korban untuk memperoleh informasi terkait kejadian.
Pihak manajemen Esa-G Bar & Beach Club menyampaikan bahwa korban dikenal memiliki kemampuan cukup baik dalam kegiatan penyelaman dan diving. Namun, perlengkapan seperti tabung oksigen dan pemberat yang digunakan korban sebenarnya tidak diperbolehkan digunakan di luar jam operasional atau jam kerja yang ditentukan pihak manajemen.
Kapolsek AKP I Ketut Kesuma Jaya, S.H. menyampaikan himbauan kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di laut, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan dan cuaca sebelum melakukan kegiatan penyelaman atau penangkapan ikan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat pesisir agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di laut. Pastikan peralatan yang digunakan dalam kondisi layak dan kegiatan dilakukan sesuai dengan prosedur keselamatan,” tegas Kapolsek.
Seperti diberitakan, Rizki hilang
saat melakukan kegiatan spearfishing (menyelam sambil berburu ikan dengan senapan bawah air). Tim SAR gabungan hingga sore masih melakukan pencarian intensif terhadap korban. Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Denpasar, Rizki terakhir terlihat pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 17.00 Wita. Ia turun ke laut di perairan sekitar Kutampi, Nusa Penida, seorang diri dengan perlengkapan seadanya.
Korban hanya menggunakan tabung oksigen, senapan ikan, pemberat, dan celana tanpa baju. Menurut informasi di lapangan, setelah sekitar 15 menit menyelam, korban tak kunjung muncul ke permukaan. Rekannya sempat menunggu beberapa waktu, namun karena tak ada tanda-tanda keberadaan Rizki, ia pun mencoba mencari di sekitar lokasi penyelaman.
Upaya tersebut tak membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang keesokan harinya. (yan)








