
GIANYAR – Warga Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar mengeluhkan seretnya pasokan semen dan keberadaan gas 3 kilogram atau gas melon, sejak beberapa minggu belakangan.
Salah seorang warga, Ni Wayan Sari mengeluhkan keterlambatan pasokan semen sehingga berimbas pada proyek pembangunan irigasi dan kelangkaan gas elpiji di wilayahnya.
Sari langsung mengadukan hal itu kepada Kapolres Gianyar AKBP Chandra C Kesuma, saat bertemu warga dalam acara “Jumat Curhat/Orti Krama Bali” yang diselenggarakan di rumah joglo Desa Medahan, Kamis (31/7/2025).
Menanggapi hal tersebut, Kapolres menyampaikan kelangkaan tersebut tengah dalam penyelidikan dan pihaknya akan berkoordinasi melalui fungsi Intelkam untuk mempercepat distribusi semen.
“Kelangkaan gas bisa jadi dampak dari kejadian kapal tenggelam di Selat Bali yang berdampak pada arus distribusi. Kami akan dalami lebih lanjut dan memfasilitasi kebutuhan pembangunan di desa. Mohon masyarakat tetap bersabar karena ini sedang kami koordinasikan lintas instansi,” kata Chandra.
Kapolres Gianyar menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang hadir dan menekankan pentingnya peran Polri dalam hadir di tengah masyarakat.
“Program Jumat Curhat ini merupakan salah satu upaya Polri untuk membuka ruang komunikasi langsung dengan masyarakat, guna menyerap keluhan, masukan, serta memberikan solusi atas permasalahan kamtibmas maupun konflik sosial di lingkungan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa Polri benar-benar hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar AKBP Chandra C. Kesuma.
Kapolres Gianyar juga memperkenalkan layanan Call Center 110 sebagai layanan pengaduan cepat dari masyarakat kepada kepolisian yang dapat dimanfaatkan setiap saat. (yan)








