
BADUNG – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Bali hingga 27 Juni mendatang. Hal tersebut dipicu oleh adanya pola belokan angin.
Mengutip Peringatan Dini Cuaca 3 Harian Provinsi Bali yang dikeluarkan oleh Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG) Wilayah III Denpasar, untuk di tanggal 26 Juni 2025, Level Peringatan Waspada (hujan sedang–lebat) ditujukan untuk wilayah Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Karangasem, dan Tabanan.
Sementara untuk Peringatan Dini Angin Kencang, ditujukan untuk Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Karangasem, Tabanan, dan Denpasar. Kemudian untuk tanggal 27 Juni 2025, Level Peringatan Waspada ditujukan untuk wilayah Bangli, Jembrana, Karangasem, dan Klungkung.
Sementara untuk Peringatan Dini Angin Kencang, ditujukan untuk wilayah Bangli, Jembrana, Karangasem, Klungkung, Badung, dan Denpasar.
Untuk diketahui, pada Peringatan Dini Cuaca 3 Harian itu juga disampaikan bahwa wilayah-wilayah tersebut berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi. Di antaranya seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
Sementara itu, dikonfirmasi via ponsel, seorang prakirawan Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Wulan Wandarana mengungkapkan bahwa fenomena ini salah satunya diakibatkan oleh adanya belokan angin di sekitar wilayah Bali.
Fenomena ini berperan dalam meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan angin kencang. “Belokan angin memicu pembentukan awan-awan hujan dan juga menyebabkan angin kencang, terutama di wilayah selatan Bali.
Saat ini kecepatan angin bisa mencapai hingga 40 km/jam. Jika disertai hujan, kondisi cuaca akan terasa lebih ekstrim,” bebernya sembari mengimbau agar masyarakat senantiasa waspada terhadap potensi hujan yang disertai angin kencang untuk beberapa hari kedepan. (adi,dha)








