
DENPASAR – Bupati Gianyar periode 2018-2023, Made Agus Mahayastra bersama Wakil Bupati Anak Agung Made Mayun, waktu selama lima tahun dinilai waktu yang sangat singkat dan belum cukup untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di Kabupaten GIanyar.
Dalam pertarungan pemilihan kepada daerah pada Pemilukada 2024 mendatang, pihaknya akan kembali bertarung dengan paket pasangan yang sama dengan Anak Agung Made Mayun yang dikenal dengan paket AMAN untuk jabatan periode kedua.
“Oh ya, kalau bupati tidak sampai dua periode kan tidak sukses. Kalau bupati yang sukses kan harus dua periode dan itu wajib. Kami akan mengandeng pasangan yang sama, karena dengan Anak Agung Mayun merupakan pasangan yang harmonis. Kami kan pasangan yang harmonis,” tegasnya usai pelantikan Pj. Bupati Gianyar di gedung Wiswa Sabha Utama, kantor Gubernuran, Rabu (20/9/2023).
Menurutnya selama lima tahun memberikan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Gianyar merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Politisi PDIP dari Payangan Gianyar ini mengatakan, selama menjadi Bupati selalu berhadapan dengan berbagai persoalan yang cukup pelik. Bahkan persoalan tersebut terkadang datangnya bersamaan dalam sehari dan harus diselesaikan.
“Datangnya persoalan terkadang bisa bersamaan dalam sehari dan tentunya semua persoalan harus dapat diselesaikan dengan cepat karena ada menyangkut dengan pelayanan,” ujarnya.
Saat ada persoalan yang harus diselesaikan, disana ada pelayanan kepada masyarakat, ada pembangunan untuk kepentingan masyarakat pula danada urusan pemerintah pusat yang harus diselesaikan.
“Astungkara, puji syukur selama lima tahun semuanya bisa berjalan cukup baik, masyarakat senang,”imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut Agus Mahayastra menambahkan selama kepemimpinannya bersama Wakilnya Anak Agung Mayun, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinannya selama lima tahun mendapat apresiasi dari masyarakat.
Terbukti dari hasil survey yang dilakukan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinannya cukup tinggi sehingga pihaknya penuh dengan syukur dan senang.
Selain persiapan untuk maju bertarung Pilkada di tahun 2024, Agus Mahayastra juga dipercaya sebagai Panitia Nasional yang dipercaya oleh induk partainya bersama lima orang lainnya untuk kegiatan pertandingan sepak bola antar kampung (Tarkam).
Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan sosialiasi calon presiden Ganjar Pranowo untuk kemenangan Pemilu Presiden 14 Pebruari 2024 mendatang.
“Bagian dari sosialisasi calon presiden Ganjar Pranowo, partai hanya pengusung dan untuk mengukur seberapa besar kita mampu melakukan soisialiasi kepada rakyat itulah kemenangan Ganjar Pranowo,”tegasnya.
Agus Mahayastra menyebutkan, kegiatan Tarkam ini merupakan bagian dari melanjutkan sejarah Bung Karno. Sebab sebelum Bung Karno memerdekakan Indonesia, Bung Karno sudah melakukan sepakan pertama secara resmi pada pertandingan sepak bola antar beberapa daerah.
Kemudian, saat menjadi presiden beliau juga melakukan inisiasi diselenggarakan pertandingan sepak bola. Jadi Sepak bola adalah olahraganya rakyat. Sementara saat ini lapangan sudah mulai berkurang.
“Kami berharap kedepannya tidak boleh mengubah lapangan yang ada melainkan, harus menumbuhkan sepak bola menjadi miliknya rakyat yang ada di kampung-kampung,”pungkasnya. (arn/jon)








