
KUTSEL – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) memastikan seluruh Person On Board (POB) dari KM Bandar Nelayan 271 sudah berhasil dievakuasi.
Pengecekan sudah dilakukan dengan teliti, dibarengi koordinasi intens dengan KM Surya Bakti.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bali, I Wayan Suwena menyebutkan, total terdapat 31 POB pada kapal itu. Seluruhnya sudah dievakuasi KM Surya Bakti yang kebetulan melintas di area tersebut. Dan semuanya, dipastikan dalam keadaan selamat.
“Tim Basarnas Bali yang telah tiba di lokasi pada pukul 18.45 Wita, memastikan bahwa kapal yang terbakar benar-benar dalam keadaan kosong. Di waktu bersamaan, petugas siaga terus melakukan koordinasi dengan agen KM Bandar Nelayan 271. Setelah mendapatkan informasi yang detail dan akurat, serta memastikan memang betul seluruh POB terevakuasi, RIB (Right Inflatable Boat) kembali ke Pelabuhan Benoa,” ungkapnya, Kamis (22/6/2023).
Dia memastikan, Tim Basarnas Bali sudah langsung bergerak begitu mendapat laporan mengenai terbakarnya KM Bandar Nelayan 271. Dengan menggunakan RIB, 6 personil diberangkatkan menuju lokasi, yakni ke perairan Selatan Uluwatu tepatnya pada koordinat 8°56’24″S-115° 02’960″T.
“Ciri-ciri kapal berwarna dominan putih-hijau dan panjang 28.85 meter serta lebar 8.70 meter. Terpantau kondisi gelombang laut ketika itu berkisar 0,5 sampai dengan 1 meter,” bebernya.
Diakui dia, awalnya Basarnas Bali menerima informasi bahwa dari 31 orang POB pada kapal bersangkutan, hanya 25 orang yang sudah terevakuasi. Sementara 6 orang sisanya, itu masih berada di kapal.
Namun kemudian, dalam perjalanan Tim Basarnas Bali menerima sebuah informasi baru yang menyebutkan bahwa seluruh POB sudah berhasil dievakuasi KM Surya Bakti. (adi/jon)








