
DENPASAR – Kepala Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho berharap ekonomi Bali tetap terjaga melalui komitmen pengembangan sektor riil seperti UMKM.
Selain itu, menjaga stabilitas harga agar konsumsi masyarakat terjaga serta meningkatkan pariwisata sebagai tulang punggung perekonomian. Peran tersebut menjadi titik tolak Bank Indoensia bersama stakeholder lainya melakukan upaya keras menjaga ekonomi Bali agar tetap stabil.
Harapan itu disampaikan Trisno Nugroho di acara Obrolan Santai Bank Indonesia Bareng Media dan UMKM bertema ‘SMES, Paving the Way for Bali Economic Recovery, di Kantor Bank Indonesia, Kamis (15/6/2023).
Obrolan santai tersebut sekaligus menjadi momen menjelang purna tugas Trisno Nugroho.
“Dalam upaya mengembangkan UMKM, BI memiliki UMKM binaan, beberapa binaan BI di Bali memiliki produk berkualitas bahkan go ekspor dan go digital,”kata Trisno Nugroho.
Pada kesempatan itu, Trisno Nugroho menceritakan pengalamannya di masa Covid-19 yang merupakan langkah awal dirinya menjalankan tugas yang begitu berat.
Dalam momentum perjuangan yang tidak mudah itu, Trisno menjalankan tugas bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan Wagub Cok Ace. Ia mengaku kesempatan itu dimanfaatkan untuk mengenal lebih dekat dengan para pemimpin dan masyarakat terutama UMKM di berbagai pelosok daerah atau desa di Bali.
“Saya cari para pelaku usaha seperti petani cabe, petani kopi, sentra -sentra kerajinan di Bali, saya dekati beri motivasi agar bertahan dan meningkatkan kualitas produknya, berikan ruang untuk ikut pameran dan sebagainya, dengan harapan UMKM binaan Bank Indoensia Provinsi Bali terus maju, berusaha sebaik mungkin maka Bank Indonesia akan up para UMKM,” kenangnya.
Selama empat tahun, komitmen bersama semua pihak terutama pelaku UMKM serta memfasilitasi dalam hal ini pemerintah, perbankan dan sebagainya, mencatatkan keberadaan UMKM di Bali naik kelas.
UMKM berdasarkan catatan Bank Indonesia Provinsi Bali, hasilnya cukup membanggakan. Beberapa pendukung komoditas mendukung ekspor Bali terus mengalami pertumbuhan. UMKM keperluan ekspor, ada impor, peluang pelaku usaha di Bali semakin lebar.
Hal ini menyusul keberadaan Bandara Ngurah Rai menjadi Maritime Hub Indonesia Timur. Dulunya komoditi dari Kupang, Mataram yang di ekspor melalui Surabaya, saat ini sudah bisa dilalui lewat Ngurah Rai.
Terkait pembiayaan perbankan terhadap sector UMKM di Bali cukup tinggi, termasuk pertanian.
43 persen kredit UMKM, pembiayaan KUR 18 persen, sehingga kredit untuk UMKM masih menjadi pengembangan. Namun dibalik itu, tantangan UMKM Bali, harus tetap menjai perhatian, yaitu bahan baku yang terus naik, seperti daging ayam , inflasi, kemudian pemulihan pariwisata Bali baru 80 persen.
“ Beberapa sector riil seperti pertanian, dimana petani beras kita di Tabanan misalnya kita distribusikan hasil panenya dibeli langsung oleh hotel berbintang di Nusa Dua, kemudian ada beberapa Perusda menjaga hasil produksi pertanian dengan membeli langsung, ini merupakan upaya kongkrit bagi pelaku UMKM kita tetap eksis, selain itu ada beberapa produk unggulan UMKM menembus pasar internasional, luar biasa, intinya UMKM tetap berinovasi,” ucap Trisno Nugroho.
Sementara, Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra yang hadir di acara itu menyampaikan terima kasih kepada Trisno Nugroho karena selalu support setiap kegiatan yang diselenggarakan PWI.
Awak media sangat mengapresiasi atas kinerja yang dilakukan Trisno Nugroho selama memimpin Bank Indonesia Provinsi Bali sejak Juni 2019 hingga sekarang.
“Selama saya menjadi Ketua PWI Bali yang hampir 10 tahun, Kepala Bank Indonesia Provinsi Bali mau mensupport kegiatan PWI Bali, seperti Uji Kompetensi Wartawan,”kata Dwikora Putra.
Hal senada juga diungkapkan pemilik kerajinan Perak Putu Sudi Adnyani atau disapa Mama Bara yang mengakui kepemimpinan Trisno Nugroho memberi motivasi kepada para perajin.
“Saya terus terang pak Trisno adalah sahabat UMKM. Selama pandemi beliau luar biasa memberi motivasi kepada kami, banyak ilmu pengetahuan tentang pemasaran dan selalu berdiskusi bagaimana kita tetap bertahan di saat krisis, saya sangat senang dan tentu berharap pak Trisno tetap menjadi sahabat UMKM di Bali,” ucapnya. (sur)








