
DENPASAR – Pendaftaran bakal calon (Bacalon) anggota legislatif perebutan kursi di DPRD Provinsi Bali, partai Demokrat lebih didominasi kader-kader milenial.
Bahkan dari 55 kursi yang akan diperebutkan di DPRD Bali pada Pemilu 2024 mendatang, bacalon legislatif dari kaum perempuan sebanyak 21 orang. Itu artinya kuota perempuan terpenuhi 38 persen dari 30 persen yang diamanatkan oleh undang-undang.
Menurut Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Made Mudarta para bacalon yang dipasang untuk perebutan kursi lebih didominasi kaum milenial. Demokrat bertujuan untuk menyasar pemilih milenial sehingga target kemenangan lebih besar bisa dicapai.
“Caleg kami dari kelompok milenial seperti semangat AHY sehingga, caleg mayoritas setara AHY,”ujar Ketua DPD Demokrat Provinsi Bali, Made Mudarta seusai pendaftaran di Sekretariat KPU Provinsi Bali, Minggu (14/5/2023).
Mudarta beralasan, potensi untuk merebut kemenangan sangat besar karena, potensi pemilih milenial diatas 50 persen.
“Kami targetkan dari pemilih milenial, potensinya sangat besar untuk merebut kembali kejayaan partai Demokrat pada Pemilu 2024,”ujar Mudarta.
Pada pendaftaran Bacaleg di KPU Bali, partai Demokrat membawa seniman Reog dan langsung pentas di halaman Sekretariat KPU Bali. Mudarta menjelaskan tampilnya seniman reog yang mengiringi pendaftaran, simbolis dari Cakra Manggelinding.
Dimana pada kesenian Reog tersebut mempergunakan bulu burung merak yang selalu dipakai oleh Krisna dengan sejatanya cakra yang selalu berputar seperti cakra manggelinding. Olehkarenanya dalam pertarungan setiap perhelatan pemilu selalu ada perputaran keatas dan kembali kebawah.
Seperti yang dialami partai Demokrat pada Pemilu 2019 lalu. Suara partai turun apalagi partai Demokrat tidak mengusung calon presiden sehingga memberi efek besar terhadap kemenangan. Pihaknya meyakini pada pemilu 2024, partai Demokrat bisa mengusung calon presiden ataupun calon wakil presiden.
“Sebagai Partai yang memiliki capres pada pemilu 14 Pebruari 2024, kita yakini Partai Demokrat akan kembali ke top level,”katanya.
Sementara dalam perebutan kursi di DPRD Bali, partai Demokrat menargetkan 9 sampai 11 kursi dari perolehan 4 kursi pada Pemilu 2019. Kalau perolehan kursi bisa memenuhi target pihaknya yakin bisa mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub 2024.
“Khusus untuk perebutan kursi DPR RI, Demokrat menargetkan 1 kursi akan tetapi dari hasil survey sudah mencapai 1,5 persen sehingga kita harus kerja keras lagi menuju dua kursi,”pungkasnya. (arn/jon)








