
BADUNG – Kepengurusan Pengkab Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Badung akhirnya terbentuk. Terbentuknya kepengurusan itu setelah digelarnya rapat kawasan Desa Baha Mengwi Badung, pada Selasa (18/4/2023) malam.
Rapat tersebut dihadiri Ketua Umum KONI Badung Made Nariana bersama wakilnya Wayan Tirta serta menetapkan AA. Putra Ariawan sebagai Ketua Umum dengan Wakil Ketua Gusti Putu Nida dan I Nyoman Arya Sentong. Sekretaris I Wayan Murjana, Wakil Sekretaris Dewa Ayu Mandiri, Bendahara AA Ngurah Widana dan Wakil Bendahara Rai Suwita. Kepengurusan itu juga dilengkapi beberapa Bidang dengan jumlah total 19 orang.
Wakil Ketua I FAJI Badung I Gusti Putu Nida yang juga pengusaha Rafting di Bongkasa itu berjanji akan memajukan dan membesarkan arung jeram di Badung khususnya dan Bali pada umumnya.
“Malah tekad saya memancang target Badung menjadi juara umum cabang olahraga (cabor0 arung jeram pada Porprov Bali 2025. Kami juga akan segera merekrut atlet Badung yang memenuhi syarat,” kata Gusti Putu Nida
Di lain pihak, Ketua Umum FAJI Badung AA Putra Ariawan ketika mengumumkan susunan pengurus menjelaskan, memang tidak semua penggemar olahraga baru itu dapat dijadikan pengurus.
Meski demikian dirinya berharap penghobit arung jeram tetap membantu perkembangan olahraga itu khususnya di Badung sekaligus dapat mengembangkan pariwisata di daerah tersebut.
Kepengurusan FAJI Badung lanjutnya, segera akan dilaporkan ke KONI Kabupaten Badung guna mendapat rekomendasi, lanjut disampaikan ke Pengprov FAJI Bali untuk mendapat pengesahan dan pengukuhan.
Sementara itu, Ketua KONI Badung Made Nariana saat dikonfirmasi Rabu (19/4/2023) berharap, FAJI Badung akan berkembang cepat di daerahnya sebab banyak atlet yang berbakat di olahraga tersebut.
“Tahun pertama cabor baru akan diterima sementara sebagai calon anggota di KONI Badung dan setelah berjalan setahun akan dilihat aktivitasnya,dan jika memenuhi syarat baru diterima sebagai anggota penuh di KONI. Syarat cabor sebagai anggota KONI itu dengan membuktikan mampu melakukan aktivitas kejuaraan atau mengikuti kejuaraan serta melakukan rapat pengurus secara rutin,” tutup Nariana yang juga mantan Ketua Umum KONI Bali itu. (ari/jon)








