
DENPASAR-Penegakan Perda, dan peraturan kepala daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali, diminta tidak hanya tegas dalam menjalankan tugasnya tetapi juga harus humanis.
Penegasan itu disampaikan Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra seusai memimpin apel gelar pasukan saat memperingati Hari Ulang Tahun ke 73 Satpol PP, HUT ke 61 Satuan Perlindungan Masyarakat, serta HUT ke 104 Pemadam Kebakaran di Lapangan Renon, Denpasar, Rabu (8/3/2023).
Sekda Dewa Made Indra, menjelaskan tegas yang dimaksud, pelangggaran terhadap aturan harus dilakukan penertiban. Sementara humanis, bagaimana cara dalam penegakan aturan dan memberikan pemahaman serta solusi kepada masyarakat. Pihaknya tidak ingin dalam penegakan aturan mempergunakan cara-cara kekerasan seperti tempo dulu.
“Kalau dulu tegas itu menggunakan cara fisik seperti didorong, ditendang, dan barang diangkut. Zaman sekarang, tindakan itu tidak tepat dilakukan,” ujarnya.
Sekda Dewa Indra berharap, sebelum terjadi pelanggaran, perlu melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat. Kalau terjadi pelanggaran, maka dilakukan penindakan dengan cara humanis dan tentu yang diharapkan tidak terulang kembali pelanggaran.
Sementara terkait HUT, Sekda Dewa Indra menyampaikan, momentum ini menjadi ajang evaluasi terkait cara-cara kerja dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penegak Perda dan Perkada.
Dalan HUT tersebut, juga diisi dengan penyerahan penghargaan Bali Trepti. Yakni kepada Satpol PP Badung karena kinerjanya dalam menyukseskan G20. Kemudian Satpol PP Buleleng atas peningkatan kinerja dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
Selanjutnya Satpol PP Jembrana yang telah berhasil melakukan inovasi dengan program Polprades. Yakni satu anggota Satpol PP ditugaskan di setiap desa.
Berikutnya kepada Manggala Utama Pasikian Pecalang atas partisipasinya mendukung kinerja Satpol PP dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum.
Sementara Kasatpol PP Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengungkapkan, penghargaan Bali Trepti ini dinilai betul dengan berbagai pertimbangan.
Menurutnya yang dinilai tentunya kinerja, konsistensi, komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsinya di wilayah masing-masing yang menjadi tolak ukur penghargaan Bali Trepti.
Ke depan, pihaknya bakal merancang penghargaan Bali Trepti yang lebih baik lagi. Bahkan, berencana bakal memberikan bantuan dalam bentuk fisik.
“Ke depan program kami tahun ini bersih-bersih di semua urusan. Termasuk juga dalam menyambut pemilu serentak tahun 2024,” pungkasnya. (arn/jon)








