
KARANGASEM – Perayaan sambut tahun baru 2023 di Karangasem tanpa hingar bingar, tanpa ada pesta kembang api yang berlebihan. Kesederhanaan perayaan pergantian tahun 2022 juga dilaksanakan Pemkab Karangasem di serambi depan Kantor Bupati Karangasem, Sabtu (31/12/2022).
Kendati perayaan pergantian tahun diperingati secara sederhana, namun tos arak bali produksi petani arak Karangasem yang dilakukan Bupati Gede Dana bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa (DANA-DIPA), Sekda I Ketut Sedana Mertha dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menjadi penanda yang sangat spesial peringatan detik-detik pergantian tahun 2022 tersebut.
Perayaan yang dikemas dalam obrolan santai bersama OPD itu, mencerminkan alur birokrasi di Gumi Tanah Aron begitu cair. Pada kesempatan itu, Bupati I Gede Dana, memberikan evaluasi mendalam terhadap capaian kerja di tahun 2022, Bukan itu saja, Bupati juga menginventarisir program-program yang targetnya belum tercapai maksimal selama kurun waktu 2022.
Terhadap hal ini, Bupati memotivasi para pimpinan OPD terkait untuk terus menggenjot dan menuntaskan dengan cepat di awal tahun 2023.
“Astungkara program kerja yang kami canangkan 2022 bisa dikatakan 90 persen telah tercapai dengan memuaskan. Memang ada beberapa yang targetnya belum tercapai, semoga bisa tuntas di awal tahun 2023 mendatang,” ucap Gede Dana dalam bincang santai sembari menunggu detik-detik bergantinya tahun.
Tahun 2023, kata Bupati, banyak program pembangunan yang sudah disusun dan dianggarkan. Program tersebut lebih diarahkan menyentuh langsung ke masyarakat. Seperti bedah rumah, rehab rumah, serta pembangunan dan peningkatan infrastruktur.
Bupati mengajak seluruh OPD dan ASN di lingkungan Pemkab Karangasem untuk lebih semangat lagi dan bekerja keras guna menuntaskan program dan visi misi Nangun Sat Kerthi Bali di Karangasem.
Bersamaan dengan detik-detik pergantian tahun tiba, Bupati Karangasem I Gede Dana mengajak yang hadir untuk tos Arak Bali yang menandai datangnya tahun baru dan harapan baru bagi perkembangan perekonomian dan pembangunan di Karangasem.
Tos Arak sekaligus untuk mengimplementasikan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi Dan/atau Destilasi Khas Bali. Di kesempatan yang sama, Bupati I Gede Dana juga memperkenalkan Salam Karangasem, yakni Salam Persatuan Pakerthi Nadhi. Salam ini akan menjadi salam pembuka dalam setiap kesempatan utamanya saat memulai pidato dan sambutan.
“Salam ini untuk mengingatkan betapa pentingnya persatuan, dan sekaligus untuk terus mengingatkan program kerja yang tertuang dalam Pakerthi Nadi yang harus segera dituntaskan,” pungkas Gede Dana. (wat)








