
KLUNGKUNG- Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) menilai, kearifan lokal di dalamnya ada budaya, memberikan pengaruh atas terbangunnya kesadaran bela negara.
Bali dilihat sebagai sentra budaya yang masih lestari sampai saat ini. Unsur-unsur yang berperan penting dalam menjaga adat istiadat dan budaya di Bali, diantaranya desa adat dan pecalang termasuk di dalamnya.
MAKN melihat mereka itu (tokoh desa adat dan pecalang) dengan sukarela menjaga tradisi dan kebudayaan Bali yang adiluhung hingga bisa lestari di tengah gempuran globalisasi.
Dalam konteks bela negara,Sekjen MAKN Dra. HJ RA Yani WSS Kuswodijoyo atau yang akrab dipanggil Bunda Yani bersama Pakar MAKN Nyonya Indrawati Gunarsa, melihat dari tinjauan sejarah, Bangsa Indonesia memiliki sejarah yang panjang serta banyak
pengorbanan para pejuang dalam mendapatkan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan itu dilakukan secara sukarela.
“Untuk misi pertahanan negara, semangat perjuangan dan membela tanah air yang diperoleh para pejuang kemerdekaan dari nilai dan ajaran lokal harus terus digali. Maka sosialisasi dan penanaman kesadaran bela negara dibutuhkan. Karena itulah MAKN memfasilitasi sosialisasi pembentukan Komponen Cadangan sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional dalam Pertahanan Negara, dimulai dari Bali,” tandas Bunda Yani,Jumat (25/11/2022).
Ia mengharapkan Bali bisa menjadi pilot project bagi daerah lainnya di tanah air.
“Saya lihat, Bali itu identik dengan kehidupan penyatuan antara agama dan budaya. Disitu budaya tetap lestari dijaga bersama. Apalagi kalau mereka memiliki dasar-dasar bela negara sebagai bentuk dasar penjagaan budaya,maka akan semakin ideal,”imbuhnya.
Nyonya Indrawati Gunarsa menambahkan, sosialisasi bela negara melalui pendekatan pendidikan formal melalui sekolah maupun kampus, perlu disinergikan dengan sosialisasi melalui pendekatan basis budaya.
“Sifat pendekatan berbasis nilai kearifan lokal yang lekat dengan kehidupan masyarakat, berdampak pada terbangunnya kesadaran bela negara pada masyarakat,” imbuh Indrawati Gunarsa.
Sebelumnya Kementerian Pertahanan RI mengadakan sosialisasi pembentukan Komponen Cadangan sesuai amanat UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional dalam Pertahanan Negara. Sosialisasi berlangsung di Museum Nyoman Gunarsa, Selasa (22/11/2022) diikuti ratusan pecalang. (yan)








